Bola.net - Sebuah permintaan diberikan Louis Saha kepada manajemen Manchester United. Ia meminta agar mereka tidak buru-buru untuk memecat Ole Gunnar Solskjaer karena beberapa hasil buruk.
Manajer asal Norwegia itu memang tengah berada di ujung tanduk. Setelah United menjalani start yang buruk musim ini, terutama setelah mereka dibantai Tottenham dengan skor 6-1.
Beredar kabar bahwa Manchester United saat ini mulai mempertimbangkan memecat Solskjaer. Bahkan sudah ada beberapa kandidat yang mulai didekati manajemen Setan Merah untuk jadi juru taktik MU.
Namun Saha menilai masih terlalu dini untuk memecat Solskjaer. "Saat ini kita terlalu terburu-buru mengadili Ole, dan saya rasa itu salah karena kita mengadilinya hanya setelah tiga pertandingan saja," ujar Saha kepada Manchester Evening News.
Baca komentar lengkap eks striker MU itu di bawah ini.
Situasi Tidak Memadai
Saha menilai bahwa start buruk MU bukan hanya karena Ole saja. Ia menilai ada sejumlah elemen yang membuat Setan Merah tidak bisa tampil optimal di awal musim ini.
"Coba ingat ketika ia pertama kali mendapatkan pekerjaan ini. Semua orang percaya ia harus diberi kesempatan setelah mereka mengalahkan PSG di Liga Champions. Tim ini juga memainkan sepakbola yang bagus."
"Saya bermain dengan Ole dan saya mungkin bias ketika membelanya. Namun saya rasa kita tidak boleh mengabaikan perkembangan yang kasat mata pada United jika dibandingkan musim lalu. Ini masih awal musim dan anda harus memahami kenapa tim tidak bisa bermain dengan sempurna."
Bukan Solusi
Menurut Saha, memecat Solskjaer itu bukan solusi untuk memperbaiki MU. Ia menilai terlalu sering memecat manajer membuat United harus kembali dari nol lagi.
"Anda tidak bisa melupakan apa yang terjadi selama satu tahun ke belakang dan memecat seorang manajer hanya karena mereka menjalani start yang buruk.Menjadi manajer Manchester United itu bukan pekerjaan yang mudah."
"Anda harus memenuhi ekspektasi yang besar, namun memecat manajer hanya setelah tiga atau empat pertandingan awal itu bukan sesuatu yang benar. Mengganti manajer setiap tahun atau setelah mendapatkan hasil yang buruk itu tidak akan berhasil." ujarnya.
Dua Kandidat
Sejauh ini ada dua nama yang dijagokan jadi pengganti Ole Gunnar Solskjaer di kursi pelatih MU.
Mereka adalah Mauricio Pochettino dan Massimiliano Allegri.
(Manchester Evening News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mau Bangkit, Manchester United Harus Abaikan Nyinyiran Orang
Liga Inggris 16 Oktober 2020, 21:14
-
Tandang ke Newcastle, Manchester United Diuntungkan Jeda Internasional
Liga Inggris 16 Oktober 2020, 20:59
-
Start Buruk, Manchester United Diminta Tetap Percaya Solskjaer
Liga Inggris 16 Oktober 2020, 20:26
-
Bruno Fernandes Agak Melempem, Saatnya MU Beri Donny van de Beek Kesempatan
Liga Inggris 16 Oktober 2020, 20:13
-
Lupakan Tottenham, Manchester United Incar Kemenangan di Newcastle
Liga Inggris 16 Oktober 2020, 19:54
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR