
Bola.net - Liverpool menghadapi tantangan besar saat menjamu Paris Saint-Germain di Anfield pada leg kedua perempat final Liga Champions. Kekalahan 0-2 di Paris membuat The Reds harus mengejar defisit dua gol untuk menjaga asa lolos ke semifinal.
Hasil leg pertama menempatkan PSG di posisi sangat menguntungkan. Namun, Liverpool masih memiliki harapan berkat rekor kuat mereka saat bermain di Anfield, stadion yang kerap menghadirkan malam-malam dramatis di kompetisi Eropa.
Laga ini juga mengingatkan pada comeback legendaris Liverpool atas Barcelona pada 2018/2019. Kini, mereka kembali dituntut melakukan hal serupa untuk menyingkirkan juara bertahan.
Dengan atmosfer Anfield yang selalu menjadi faktor pembeda, duel ini berpotensi kembali menghadirkan cerita besar di Liga Champions.
Liverpool Mengandalkan Magis Anfield

Liverpool tampil kurang meyakinkan pada leg pertama di Paris. Mereka hanya mencatatkan Expected Goals yang sangat rendah dan kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.
Meski kalah 0-2, hasil tersebut sebenarnya masih memberi peluang. Liverpool terhindar dari kekalahan yang lebih besar, yang bisa saja membuat situasi menjadi jauh lebih sulit.
Kemenangan 2-0 atas Fulham di Premier League akhir pekan lalu menjadi modal penting. Hasil itu juga mengakhiri tren negatif tiga kekalahan beruntun.
Performa kandang Liverpool juga cukup menjanjikan. Mereka tidak terkalahkan dalam lima laga kandang terakhir, dengan empat kemenangan dan total 15 gol yang dicetak.
Statistik tersebut menjadi sinyal bahwa Liverpool masih memiliki kapasitas untuk mencetak banyak gol, sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam misi comeback kali ini.
Namun, sejarah tidak sepenuhnya berpihak pada mereka. Liverpool hanya sekali berhasil membalikkan kekalahan dua gol pada leg pertama dalam kompetisi UEFA sepanjang sejarah.
PSG Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Di sisi lain, PSG datang ke Anfield dengan kondisi ideal. Kemenangan 2-0 di leg pertama memperpanjang tren positif mereka menjadi lima kemenangan beruntun.
Skuad asuhan Luis Enrique juga mendapatkan keuntungan tambahan berupa waktu istirahat lebih panjang setelah laga domestik mereka ditunda.
Performa tandang PSG juga patut diperhatikan. Mereka memenangi empat laga tandang terakhir di semua kompetisi, termasuk tiga laga terakhir tanpa kebobolan.
Selain solid di lini belakang, PSG juga konsisten mencetak gol di laga tandang sepanjang tahun ini.
Pengalaman musim lalu juga menjadi modal penting. PSG sukses menyingkirkan Liverpool di babak 16 besar dan memiliki rekam jejak kuat saat menghadapi klub Inggris di fase gugur.
Dengan kombinasi keunggulan agregat dan performa stabil, PSG berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk mengamankan tiket semifinal.
Statistik Menarik Liverpool vs PSG
Berikut sejumlah fakta dan statistik penting jelang duel di Anfield:
- PSG memenangkan dua duel dua leg sebelumnya melawan Liverpool, yakni pada semifinal UEFA Cup Winners’ Cup 1996/1997 dan babak 16 besar Liga Champions musim lalu (melalui adu penalti).
- Liverpool memenangkan enam dari delapan perempat final Liga Champions terakhir mereka dan berpeluang mencapai semifinal ke-13, yang akan menjadi rekor baru klub Inggris.
- Liverpool memenangi 14 dari 18 laga kandang UEFA melawan klub Prancis (1 imbang, 3 kalah), meski kalah 0-1 dari PSG pada pertemuan terakhir di Anfield.
- Secara keseluruhan, Liverpool memenangi 16 dari 20 pertandingan UEFA terakhir di Anfield.
Liverpool kalah dalam sembilan dari sepuluh duel dua leg UEFA setelah kalah dua gol pada leg pertama. Satu-satunya keberhasilan comeback terjadi melawan Auxerre pada 1991/1992. - PSG memenangi empat duel dua leg terakhir melawan klub Inggris di kompetisi UEFA, termasuk menyingkirkan Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal musim lalu.
- PSG juga memenangi empat perempat final Liga Champions terakhir serta enam duel dua leg terakhir di kompetisi ini.
- PSG berpeluang mencapai semifinal Liga Champions untuk tiga musim berturut-turut, sesuatu yang belum pernah dicapai klub Prancis sebelumnya.
- PSG hanya kalah sekali dari 11 pertandingan UEFA terakhir melawan klub Inggris (8 menang, 2 imbang).
- PSG memenangi delapan dari 11 duel dua leg UEFA setelah unggul dua gol pada leg pertama, termasuk lima dari tujuh ketika keunggulan tersebut diraih di kandang.
- Terakhir kali PSG gagal lolos setelah menang dua gol di leg pertama kandang terjadi pada perempat final 2013/2014 melawan Chelsea.
- Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol dalam empat pertandingan fase gugur Liga Champions secara beruntun musim ini, sebuah rekor baru bagi pemain PSG.
Jadwal Pertandingan dan Live Streaming
Pertandingan: Liverpool vs PSG
Stadion: Anfield
Hari: Rabu, 15 April 2026
Kick-off: 02.00 WIB
Siaran langsung TV: SCTV
Live streaming: Vidio >>> (((KLIK DI SINI)))
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Liverpool vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 14 April 2026, 22:02
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR