Beberapa hari terakhir ini, Liverpool diguncang isu bahwa mereka akan menjual salah satu penyerang andalan mereka, Daniel Sturridge. Sturridge dikabarkan akan dilego pada bursa transfer kali ini, karena sang penyerang tidak kunjung menunjukan perkembangan signifikan atas kondisinya yang rentan cedera.
Secara kemampuan dan naluri predator, sosok penyerang 26 tahun ini tidak perlu diragukan lagi. Di awal kedatangannya di Liverpool ia sukses memukau publik Anfield dengan 10 gol dari 14 penampilan di Premier League. Bersama Luis Suarez di musim keduanya, ia hampir membawa Liverpool menjuarai Premier League dengan sumbangan 21 gol dari 29 penampilan bersama The Reds.
Namun performa Sturridge mulai menurun di tahun 2014 setelah ia menderita cedera panjang. Alhasil musim lalu ia hanya mampu turun di 12 pertandingan untuk Liverpool dengan mengoleksi 4 gol saja di Premier League. Situasi serupa juga terjadi di musim ini, di mana Sturridge kembali rentan cedera sehingga ia baru tampil di 5 pertandingan Premier League bagi The Reds dengan mengoleksi 2 gol.
Semenjak membela Manchester City, Sturridge punya reputasi sebagai pemain yang rentan cedera. Ia tercatat pernah mengalami komplikasi cedera Mata Kaki dan serangan virus sehingga ia sempat absen 2 bulan lantaran cedera. Ketika ia bermain di , kondisinya sempat membaik. Bahkan di musim 2011/2012 ia tampil di 30 pertandingan untuk The Blues. Namun karena cedera hamstring parah membuatnya harus absen cukup lama sebelum dibeli Liverpool.
Kecenderungan cidera Sturridge bersama The Reds semakin memburuk. Semenjak bergabung dengan klub yang berbasis di Merseyside tersebut, Sturridge tercatat sudah mengalami 9 kali cedera dengan rata-rata waktu cedera selama 46 hari per cedera. Yang lebih mengkhawatirkan lagi dari kondisi Sturridge saat ini, cedera yang dialami hampir meliputi semua bagian kakinya, mulai cedera pangkal pahal, Ligamen robek, cedera otot paha, Hamstring, Edema di Lutut dan yang terakhir adalah cedera pinggang.
Sekali lagi kita tidak perlu memperdebatkan kemampuan Sturridge dalam mencetak gol, namun yang harus dipikirkan saat ini adalah kesinambungan Sturridge ke depan. Dengan nilai gaji sebesar £120,000 per pekan, Liverpool tidak kunjung mendapat kontribusi yang maksimal dari penyerang 26 tahun ini.
Jika Liverpool bersedia melepas Sturridge saat ini maka mereka mendapat beberapa keuntungan. Salah satunya mereka masih bisa menjual Sturridge dengan harga yang mahal, karena nilai Sturridge saat ini menurut lansir transfermarkt masih bernilai sekitar £17,5 juta (sebagai catatan Liverpool membeli Sturridge dari Chelsea dengan harga £10.5 Juta). Dengan hasil transfer itu, mereka bisa mendanai striker lain yang kondisinya lebih fit dari Sturridge.
Jika Liverpool masih mempertahankan Sturridge, maka mereka akan menghabiskan £120,000 per pekan dengan ketidakpastian yang tinggi. Jika Sturridge bisa tampil maksimal terbebas dari cedera, maka perjudian Liverpool akan terbayar. Namun jika kondisi Sturridge tidak kunjung membaik seperti tren yang ia tunjukkan 2 musim belakangan ini, maka Liverpool akan menghabiskan £120,000 dengan percuma sekaligus nilai transfernya akan semakin menurun dari waktu ke waktu.
Bagaimana pendapat Anda Bolaneters? Haruskah Liverpool mempertahankan Daniel Sturridge atau mereka harus menjualnya demi memberi tempat pada Striker baru? Silahkan berikan pendapat anda pada kolom komentar.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Sedia Terima 61,5 Juta untuk Lepas Hazard
Liga Inggris 20 Januari 2016, 22:43
-
Chelsea Capai Kesepakatan dengan Pato
Liga Inggris 20 Januari 2016, 22:33
-
Chelsea Siap Kembalikan Pedro ke Barcelona?
Liga Inggris 20 Januari 2016, 20:20
-
Lampard Yakin Akan Ada Perombakan Besar di Skuat Chelsea
Liga Inggris 20 Januari 2016, 19:55
-
City, Chelsea Atau MU Diklaim Tak Akan Bisa Saingi Bayern
Liga Eropa Lain 20 Januari 2016, 18:11
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR