
Bola.net - Premier League kembali membuat keputusan penundaan pertandingan. Kali ini ada empat pertandingan langsung yang harus ditunda akibat kasus Covid-19.
Sebelumnya, Kamis (16/12/2021), Premier League mengumumkan penundaan pertandingan Manchester United vs Brighton. Artinya dua laga beruntun MU ditunda, sebelumnya duel kontra Brentford juga harus ditangguhkan.
Penundaan ini disebabkan oleh peningkatan kasus Covid-19 di Inggris sekitar dua pekan terakhir. Varian Omicron terbukti bisa berkembang dengan sangat cepat di Inggris.
Memang angka kematian dan perawatan di rumah sakit sangat rendah, tapi varian ini bisa menular dengan sangat cepat.
Penundaan pertandingan sebelumnya
Penyebaran kasus Covid-19 tentu berdampak pada penyelenggaraan pertandingan. Duel Brighton vs Tottenham adalah laga pertama yang ditunda karena kekhawatiran Covid-19.
Lalu, pekan ini ada dua pertandingan Manchester United yang ditunda. Laga kontra Brentford dan Brighton terpaksa ditangguhkan karena MU tidak bisa bermain dengan kondisi sekarang.
Sejauh ini pihak Premier League masih mengambil keputusan per kasus. Laga yang melibatkan Tottenham dan MU harus ditunda, tapi laga-laga lain masih berjalan seperti biasa.
Empat laga berikutnya
The #PL Board has postponed a further four matches due to be played this weekend because of an increase in positive COVID-19 cases
— Premier League (@premierleague) December 16, 2021
Full details: https://t.co/9rUcsajUAj#SOUBRE | #WATCRY | #WHUNOR | #EVELEI pic.twitter.com/NeoGSHSF6t
Terkini, Premier League mengumumkan penundaan empat pertandingan berikutnya. Laga-laga ini seharusnya dimainkan akhir pekan ini, di antaranya:
- Southampton v Brentford
- Watford v Crystal Palace
- West Ham United v Norwich City
- Everton v Leicester City
"Penyelenggara liag memahami bahwa fans akan kecewa karena semua pertandingan terebut harus ditunda dan kami meminta maaf untuk ketidaknyamanan dan gangguan yang terjadi."
Penundaan empat pertandingan itu diputuskan berdasarkan permintaan dari setiap klub terkait. Keempat klub tersebut mengalami serangan Covid-19 dan tidak bisa menurunkan skuad penuh.
Ditunda sampai akhir tahun?
A number of clubs are pushing for a Premier League shutdown until the new year amid the growing coronavirus crisis, sources have told @RobDawsonESPN. pic.twitter.com/mjyPInkEcn
— ESPN FC (@ESPNFC) December 16, 2021
Perkembangan cepat kasuss Covid-19 ini tentu bakal membuat Premier League berpkir ulang. Sejauh ini mereka masih mengambil keputusan dari laga per laga.
Namun, kabarnya mulai muncul desakan dari sejumlah klub untuk menunda semua pertandingan sekalian sampai akhir tahun 2021 ini dan baru bermain di Januari 2022 mendatang.
Sumber: Premier League
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Khawatir Covid 19, Klub-Klub Premier League Ingin Liga Ditunda Sampai Akhir Tahun?
- Tampil Solid Bersama Wolves, Ait-Nour Diincar Liverpool dan Man City
- Kasus COVID-19 Menggila, Laga Manchester United vs Brighton Resmi Ditunda
- Gara-gara Rudiger, Chelsea Batal Pulangkan Eden Hazard
- Fabrizio Romano: Dean Henderson Ingin Tinggalkan Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diincar Chelsea, Sevilla Siap Beri Diskon untuk Transfer Jules Kounde
Liga Inggris 17 Desember 2021, 21:40
-
Manchester United Masih Belum Hubungi Barcelona untuk Transfer De Jong
Liga Inggris 17 Desember 2021, 21:27
-
Bek Manchester United Ini Masuk Radar Barcelona
Liga Inggris 17 Desember 2021, 21:00
-
Ternyata Barcelona dan Juventus Belum Tawar Anthony Martial
Liga Inggris 17 Desember 2021, 20:40
-
Haaland Neko-neko, Manchester United Oleng ke Dusan Vlahovic
Liga Inggris 17 Desember 2021, 20:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persib 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR