Tanda-Tanda Arsenal Juara: Pertandingan Buntu, Lalu Muncul Bocah 16 Tahun Jadi Penyelamat!

Tanda-Tanda Arsenal Juara: Pertandingan Buntu, Lalu Muncul Bocah 16 Tahun Jadi Penyelamat!
Max Dowman mencetak gol dalam laga Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Everton, Minggu (15/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Arsenal kembali menghadapi jalan berliku dalam upaya mereka mengejar gelar Premier League musim ini. Laga melawan Everton di Emirates Stadium pada Sabtu malam hampir saja berakhir dengan hasil yang mengecewakan bagi tuan rumah.

Sepanjang pertandingan, Arsenal terlihat kesulitan membongkar pertahanan Everton yang tampil disiplin. Sejumlah peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir dan keputusan-keputusan penting di lapangan membuat laga berjalan penuh ketegangan.

Namun, segalanya berubah di menit-menit akhir pertandingan. Seorang pemain muda berusia 16 tahun bernama Max Dowman muncul sebagai sosok yang mengubah jalannya laga dan mencatatkan sejarah baru di Premier League.

1 dari 3 halaman

Momen Penentu di Menit Akhir

Selebrasi Viktor Gyokeres dkk. dalam laga Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Everton, Minggu (15/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Selebrasi Viktor Gyokeres dkk. dalam laga Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Everton, Minggu (15/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Arsenal sempat berada dalam tekanan sepanjang pertandingan, terutama karena Everton beberapa kali nyaris mencetak gol lebih dulu.

Dwight McNeil hampir mencetak dua gol pada babak pertama, termasuk satu peluang yang digagalkan oleh blok luar biasa Riccardo Calafiori sebelum tendangan melengkungnya menghantam mistar.

Di sisi lain, Arsenal juga merasa seharusnya mendapatkan penalti ketika Kai Havertz terjatuh setelah tumitnya terinjak Michael Keane.

Tayangan ulang memperlihatkan kontak tersebut, tetapi VAR memutuskan bahwa sentuhan yang terjadi dianggap minimal sehingga tidak ada penalti diberikan.

Memasuki babak kedua, Arsenal kembali terselamatkan oleh kiper mereka. David Raya melakukan penyelamatan refleks dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Beto, sementara tekanan tuan rumah terus meningkat meski Everton tetap bertahan dengan organisasi yang rapi.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-89. Max Dowman mengirimkan umpan silang ke tiang jauh yang gagal diantisipasi Jordan Pickford, bola kemudian memantul dari Piero Hincapie dan jatuh ke jalur Viktor Gyokeres yang dengan mudah memasukkannya ke gawang kosong.

2 dari 3 halaman

Rekor dan Aksi Spektakuler Max Dowman

Selebrasi Max Dowman dalam laga Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Everton, Minggu (15/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Selebrasi Max Dowman dalam laga Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Everton, Minggu (15/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Gol Gyokeres belum menjadi akhir dari drama di Emirates. Saat Everton mencoba mencari gol penyeimbang melalui situasi sepak pojok dengan Pickford ikut naik membantu serangan, Arsenal justru menemukan ruang terbuka.

Dowman merebut bola lepas dan melakukan sprint panjang sejauh dua pertiga lapangan sebelum menuntaskannya menjadi gol. Aksi tersebut memastikan kemenangan Arsenal sekaligus membuat stadion Emirates meledak dalam kegembiraan.

Gol itu juga membawa Dowman mencatatkan sejarah baru. Ia menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League pada usia 16 tahun dan 73 hari.

3 dari 3 halaman

Aksi Max Dowman di Lapangan

Arsenal sebenarnya sempat mengalami frustrasi membongkar pertahanan Everton. Namun, di menit ke-88 dan dalam waktu kurang dari satu menit, suasana berubah total.

Arsenal akhirnya mendapatkan gol yang mereka cari, dan semuanya bermula dari keberanian memainkan seorang pemain muda berusia 16 tahun.

Umpan silang Dowman mengacaukan lini pertahanan Everton sebelum bola akhirnya jatuh kepada Gyokeres. Striker asal Swedia itu pun tinggal mendorong bola ke gawang kosong.

Aksi Dowman tidak berhenti di situ. Ia kemudian berlari menyusuri hampir seluruh lapangan sebelum mencetak gol keduanya, menghadirkan salah satu momen paling berkesan dalam pertandingan tersebut.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL