
Bola.net - Arsenal kembali menghadapi jalan berliku dalam upaya mereka mengejar gelar Premier League musim ini. Laga melawan Everton di Emirates Stadium pada Sabtu malam hampir saja berakhir dengan hasil yang mengecewakan bagi tuan rumah.
Sepanjang pertandingan, Arsenal terlihat kesulitan membongkar pertahanan Everton yang tampil disiplin. Sejumlah peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir dan keputusan-keputusan penting di lapangan membuat laga berjalan penuh ketegangan.
Namun, segalanya berubah di menit-menit akhir pertandingan. Seorang pemain muda berusia 16 tahun bernama Max Dowman muncul sebagai sosok yang mengubah jalannya laga dan mencatatkan sejarah baru di Premier League.
Momen Penentu di Menit Akhir

Arsenal sempat berada dalam tekanan sepanjang pertandingan, terutama karena Everton beberapa kali nyaris mencetak gol lebih dulu.
Dwight McNeil hampir mencetak dua gol pada babak pertama, termasuk satu peluang yang digagalkan oleh blok luar biasa Riccardo Calafiori sebelum tendangan melengkungnya menghantam mistar.
Di sisi lain, Arsenal juga merasa seharusnya mendapatkan penalti ketika Kai Havertz terjatuh setelah tumitnya terinjak Michael Keane.
Tayangan ulang memperlihatkan kontak tersebut, tetapi VAR memutuskan bahwa sentuhan yang terjadi dianggap minimal sehingga tidak ada penalti diberikan.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali terselamatkan oleh kiper mereka. David Raya melakukan penyelamatan refleks dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Beto, sementara tekanan tuan rumah terus meningkat meski Everton tetap bertahan dengan organisasi yang rapi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-89. Max Dowman mengirimkan umpan silang ke tiang jauh yang gagal diantisipasi Jordan Pickford, bola kemudian memantul dari Piero Hincapie dan jatuh ke jalur Viktor Gyokeres yang dengan mudah memasukkannya ke gawang kosong.
Rekor dan Aksi Spektakuler Max Dowman

Gol Gyokeres belum menjadi akhir dari drama di Emirates. Saat Everton mencoba mencari gol penyeimbang melalui situasi sepak pojok dengan Pickford ikut naik membantu serangan, Arsenal justru menemukan ruang terbuka.
Dowman merebut bola lepas dan melakukan sprint panjang sejauh dua pertiga lapangan sebelum menuntaskannya menjadi gol. Aksi tersebut memastikan kemenangan Arsenal sekaligus membuat stadion Emirates meledak dalam kegembiraan.
Gol itu juga membawa Dowman mencatatkan sejarah baru. Ia menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League pada usia 16 tahun dan 73 hari.
Aksi Max Dowman di Lapangan
Arsenal sebenarnya sempat mengalami frustrasi membongkar pertahanan Everton. Namun, di menit ke-88 dan dalam waktu kurang dari satu menit, suasana berubah total.
Arsenal akhirnya mendapatkan gol yang mereka cari, dan semuanya bermula dari keberanian memainkan seorang pemain muda berusia 16 tahun.
Umpan silang Dowman mengacaukan lini pertahanan Everton sebelum bola akhirnya jatuh kepada Gyokeres. Striker asal Swedia itu pun tinggal mendorong bola ke gawang kosong.
Aksi Dowman tidak berhenti di situ. Ia kemudian berlari menyusuri hampir seluruh lapangan sebelum mencetak gol keduanya, menghadirkan salah satu momen paling berkesan dalam pertandingan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 5 Pemain yang Siap Dijual Man United di Musim Panas: Selain Andre Onana, Siapa Lagi?
- Manchester United Perpanjang Diskon Harga Makanan dan Minuman di Old Trafford
- Michael Carrick Santai Tanggapi Kritik Paul Scholes Usai Kekalahan Manchester United
- Sir Jim Ratcliffe Puji Michael Carrick Setinggi Langit, tapi Masih Bungkam Soal Masa Depannya di Man United
- Jadon Sancho dan Kisah yang Tak Pernah Tuntas di Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Tersandung di Kandang West Ham, Harapan Juara Makin Menipis
Liga Inggris 15 Maret 2026, 08:15
LATEST UPDATE
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR