
Bola.net - Tensi psywar menjelang duel seru antara Liverpool vs Manchester City di ajang Premier League menurun. Pelatih the Citizens, Josep Guardiola, secara terbuka melayangkan pujian terhadap calon lawannya tersebut.
Kedua tim akan dipertemukan dalam laga pekan ke-12 Premier League yang digelar pada hari Minggu (10/11/2019) mendatang. pertandingan itu sendiri bakal dimainkan di markas kebanggaan Liverpool, Anfield.
Liverpool dan Manchester City bersaing dalam perebutan gelar Premier League sejak musim kemarin. Saat kompetisi ditutup, Manchester City berhasil keluar sebagai pemenang dengan selisih satu poin saja dari the Reds yang duduk di peringkat kedua.
Saat ini, Liverpool sedang unggul. Pasukan Jurgen Klopp tersebut sedang memimpin klasemen sementara dengan raihan 31 poin dan belum menelan kekalahan sama sekali. Sementara itu, Manchester City membuntuti dari peringkat dua dengan torehan 25 angka.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Manchester City Butuh Liverpool
Saking sengitnya laga kali ini, psywar bahkan sudah dimulai begitu pekan ke-11 rampung. Padahal masing-masing tim masih harus memfokuskan dirinya pada laga lanjutan fase grup Liga Champions yang berlangsung tengah pekan ini.
Liga Champions sudah kelar, dan psywar diyakini akan bertambah panas. Namun harapan publik nampaknya tak sesuai dengan kenyataan. Dalam suatu kesempatan, Josep Guardiola memberikan rasa hormatnya kepada Liverpool dan berkata bahwa mereka membutuhkan klub tersebut.
"Kami butuh kompetitor seperti ini untuk bangkit sebagai sebuah klub, tidak hanya sekadar tim belaka," buka Guardiola saat ditemui BT Sports belum lama ini.
"Bagi saya sendiri, sebagai institusi dan sebuah klub, mereka mendorong kami untuk mencapai langkah berikutnya jadi bila anda percaya bahwa semuanya terasa mudah usai meraih juara beruntun di Premier League, anda takkan mempercayai ini," lanjutnya.
Liverpool Beruntung? Kata Guardiola Tidak
Ya, Liverpool memang belum menuai kekalahan. Namun belakangan ini performanya menunjukkan grafik penurunan. Mereka telah kebobolan sembilan gol dalam empat laga terakhir di semua kompetisi. Bahkan tak jarang the Reds harus berjuang membalikkan situasi.
Situasi tersebut terlihat jelas dalam laga terakhir Liverpool di ajang Premier League, dengan Aston Villa sebagai lawannya. Setelah sempat tertinggal satu gol, mereka baru bisa meraih kemenangan di menit-menit akhir pertandingan melalui gol Andrew Robertson dan Sadio Mane.
Banyak yang beranggapan bahwa Liverpool sedang beruntung, namun tidak dengan Guardiola. Ia percaya bahwa raihan Liverpool itu bukanlah bagian dari keberuntungan, namun kualitas serta mentalitas.
"Saat orang-orang berkata 'mereka beruntung' dan anak saya berkata 'mereka beruntung', saya bilang 'itu bukan keberuntungan. Beruntung itu jika terjadi satu dua kali, namun musim lalu itu terjadi enam atau tujuh kali di menit akhir, bangkit dan meraih kemenangan, dan musim ini, itu adalah kualitas yang spesial," tambahnya.
"Mentalitas serta talenta untuk mempelajari hal seperti itu, saya tidak percaya ada keberuntungan dalam sepak bola jika terjadi banyak, banyak kali, itu karena mereka bertalenta," tutupnya.
(Manchester Evening News)
Baca Juga:
- Liverpool Perkasa Lawan Manchester City di Anfield, Kevin De Bruyne Tak Peduli
- Liverpool Siap Perang Lawan Real Madrid Demi Boyong Kylian Mbappe
- Liverpool vs Manchester City: Seberapa Militan Kamu?
- Arsene Wenger Soroti Satu Kelemahan Man City yang Bisa Dieksploitasi Liverpool, Apa Itu?
- Sadio Mane vs Pep Guardiola: Tudingan Diving dan Main Seperti Biasanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool vs Manchester City, Klopp Waspadai Ancaman Sang Mantan
Liga Inggris 8 November 2019, 23:59
-
Liverpool vs Manchester City, Klopp Minta The Reds Bermain Dengan Gagah Berani
Liga Inggris 8 November 2019, 22:50
-
Liverpool vs Manchester City Bukan Laga Krusial Penentu Gelar Bagi Salah
Liga Inggris 8 November 2019, 22:27
-
Aman Kops! Van Dijk dan Henderson Bisa Main Lawan Manchester City
Liga Inggris 8 November 2019, 20:22
-
Liverpool vs Manchester City: Rivalitas Penuh Kualitas
Liga Inggris 8 November 2019, 15:00
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR