
Bola.net - Manchester United akan menghadapi Tottenham Hotspur pada laga pekan kesepuluh Premier League 2021/2022. Laga ini bakal digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (30/10) malam WIB.
Laga ini akan menjadi persuaan yang ke-196 bagi United dan Spurs. Pertemuan pertama mereka terjadi pada putaran pertama Piala FA 1898/1899. Pada pertemuan tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1.
United dan Spurs merupakan dua tim dengan sejarah panjang di kancah sepak bola Inggris. Dengan reputasi tersebut, kedua tim tersebut kerap menjadi persinggahan pemain-pemain bintang.
Ada pula sejumlah pemain bintang yang sempat memperkuat United dan Spurs.
Siapa saja para pemain yang sempat memperkuat Manchester United dan Tottenham Hotspur? Berikut lima di antara mereka.
Michael Carrick

Pemain pertama yang sempat memperkuat Manchester United dan Tottenham Hotspur adalah Michael Carrick. Gelandang asal Inggris ini sempat berseragam Spurs sebelum akhirnya memperkuat United sampai akhir kariernya.
Carrick bergabung dengan Spurs pada 2004. 24 Agustus 2004, Carrick resmi bergabung dengan klub asal London ini dengan nilai transfer sebesar 3,5 juta pounds. Setelah sempat diganggu cedera, pemain kelahiran 28 Juli 1981 tersebut akhirnya menjadi salah satu nyawa lini tengah Spurs. Dua musim memperkuat Spurs, ia tampil 75 kali dan mencetak dua gol.
Apiknya penampilannya bersama Spurs membuat Carrick diminati Manchester United. Pada 28 Juli 2006, Carrick akhirnya mendarat di Old Trafford. Sir Alex Ferguson memplotnya menggantikan Roy Keane, yang selama ini menjadi nyawa lini tengah United.
Carrick tak menyia-nyiakan kepercayaan Sir Alex tersebut. Kendati kerap dibekap cedera, ia tetap menjadi salah satu kekuatan di ruang mesin United. Bahkan, ia pun kerap dipercaya membantu lini pertahanan Setan Merah. Selama 12 musim berkostum United,Carrick sempat tampil 464 kali dan mencetak 24 gol.
Saat ini, Carrick menjadi salah seorang pelatih di tim senior United.
Dimitar Berbatov

Pemain kedua yang sempat memperkuat United dan Spurs adalah Dimitar Berbatov. Sama dengan Carrick, Berbatov juga terlebih dahulu berseragam Spurs sebelum berseragam Setan Merah.
Berbatov bergabung dengan Spurs pada 1 Juli 2006. Pemain asal Bulgaria ini dipinang dengan mahar 10,9 juta pounds.
Bersama Spurs, Berbatov menjadi salah satu penyerang terbaik di Premier League. Tiga musim memperkuat Spurs, Berba mencetak 46 gol dari 102 penampilannya.
Ketajaman Berba menarik minat Manchester United. Pada 1 September 2008, pemain kelahiran 30 Januari 1981 tersebut mendarat di Old Trafford dengan mahar sebesar 30,75 juta pounds.
Sempat kesulitan beradaptasi, Berba akhirnya mampu menunjukkan lagi ketajamannya. Empat musim membela panji Setan Merah, Berba mencetak 56 gol dari 149 pertandingan.
Teddy Sheringham

Pemain ketiga yang sempat berseragam Tottenham Hotspur dan Manchester United sepanjang kariernya adalah Teddy Sheringham.
Sheringham bergabung dengan Spurs pada Agustus 1992 dengan mahar 2,1 juta pounds. Pemain asal Inggris ini langsung menunjukkan reputasinya sebagai salah satu penyerang terbaik di Inggris. Lima musim berseragam Spurs, pemain kelahiran 2 April 1966 tersebut mencetak 98 gol dari 197 pertandingan.
Pada Juni 1997, Sheringham bergabung dengan United. Ia diplot menggantikan sosok salah satu legenda Setan Merah, Eric Cantona.
Memikul beban berat, Sheringham mampu menjawab segala ekspektasi tersebut. Ia mencetak 14 gol dalam 42 laga pada musim pertamanya berseragam Setan Merah.
Musim berikutnya, Sheringham bukan lagi menjadi pilihan utama di barisan penyerang Setan Merah. Hal tersebut tak lepas dari kedatangan Dwight Yorke. Namun, hal ini tak menghalanginya tampil sebagai salah satu pahlawan United kala meraih gelar Liga Champions musim 1998/1999.
Sheringham baru mendapat peluang untuk menjadi aktor utama lini depan United pada musim 2000/2001. Musim itu, ia mencetak 21 gol dalam 43 laga dan menjadi top skorer Setan Merah. Akhir musim, ia akhirnya meninggalkan Old Trafford dan kembali ke Tottenham Hotspur.
Kembali ke Spurs, Sheringham sukses kembali menunjukkan tajinya. Ia mencetak 26 gol dari 80 pertandingan.
Fraizer Campbell
Pemain keempat yang sempat berseragam Manchester United dan Spurs adalah Fraizer Campbell. Berbeda dengan tiga pemain sebelumnya, Campbell lebih dulu memperkuat United sebelum berseragam Spurs.
Campbell merupakan pemain jebolan Akademi Manchester United. Ia bergabung dengan akademi tersebut pada 1 Juli 2004. Tampil cemerlang di level akademi, Campbell direkrut oleh United dan menandatangani kontrak profesional pada 2006.
Berstatus penggawa United, Campbell lebih banyak berstatus sebagai pemain pinjaman. Ia hanya sempat dua kali bermain dengan tim senior United dan tak mencetak satu gol pun.
Salah satu tim yang sempat menjadi tempat peminjaman bagi Campbell adalah Tottenham Hotspur. Peminjaman ini menjadi bagian dari kesepakatan pembelian Berbatov oleh United. Semusim bersama Spurs, Campbell sempat 22 kali tampil dan mencetak tiga gol.
David Beckham

Pemain kelima yang sempat memperkuat Spurs dan United adalah David Beckham. Dikenal sebagai jebolan Akademi Manchester United, Beckham ternyata sempat lebih dulu berkostum Spurs.
Lahir di London, Beckham sempat menjajal peruntungan bersama beberapa klub lokal. Salah satunya, pemain kelahiran 2 Mei 1975 tersebut sempat memperkuat akademi sepak bola Spurs. Tercatat, ia sempat empat tahun memperkuat akademi tersebut.
8 Juli 1991, Beckham mulai bergabung dengan United. Kemudian, sisanya adalah sejarah. Ia menjadi salah satu bintang Setan Merah dengan raihan 85 dalam 394 gol dalam sebelas musim.
Klasemen Premier League
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spurs vs Manchester United: Rekor Solskjaer Ungguli Nuno Espirito Santo
Liga Inggris 29 Oktober 2021, 21:28
-
3 Kemenangan Terbesar Tottenham Hotspur atas Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2021, 21:18
-
Manchester United Dilanda Badai Hasil Buruk, Solskjaer: Kami akan Bangkit!
Liga Inggris 29 Oktober 2021, 21:15
-
Punya Catatan Apik Lawan Tottenham, Manchester United Ogah Besar Kepala
Liga Inggris 29 Oktober 2021, 21:03
-
Lawan Tottenham, Solskjaer Pastikan Raphael Varane Bisa Bermain
Liga Inggris 29 Oktober 2021, 20:50
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR