
Bola.net - Alasan di balik kegagalan Manchester United mendapatkan Matthijs De Ligt akhirnya terungkap. Setan Merah ternyata menelan tipu muslihat Barcelona mentah-mentah, dan mundur perlahan dalam pemburuan De Ligt.
Berusia 19 tahun, De Ligt merupakan aset paling panas pada bursa transfer musim panas ini. Bek Ajax Amsterdam itu punya potensi luar biasa, jelas banyak klub top Eropa yang tertarik.
Sebut saja Barcelona, Manchester United, Bayern Munchen, PSG, Liverpool, dan Juventus. Pada akhirnya, Juve muncul sebagai pemenang. Si Nyonya Tua mengenalkan De Ligt secara resmi, Kamis (18/7) kemarin.
Biar begitu, kondisi ini bisa jauh berbeda jika MU dan Barcelona mengajukan tawaran serius. Juga PSG yang termasuk salah satu klub awal peminat De Ligt.
PSG menawarkan gaji yang lebih baik dari tawaran Barcelona, dan Barca sulit menyamai itu karena sudah pasti mendapatkan Frenkie de Jong dan Antoine Griezmann. Direktur olahraga PSG, Leonardo mengakui klubnya tidak punya biaya mendapatkan De Ligt.
Menurut Evening Standard, saga transfer De Ligt ini kian rumit karena permainan Barca. Seperti biasanya, sebagai klub besar, Barca percaya diri dalam memburu pemain mana pun. Barca pun lebih dari mampu memenuhi permintaan De Ligt.
Kondisi inilah yang membuat MU mundur perlahan. Mereka yakin De Ligt bakal bergabung dengan Barcelona, dan karena itulah berhenti memburu bek berdarah Belanda itu.
MU sudah bernegosiasi dengan De Ligt dan agennya, Mino Raiola. Namun, pimpinan MU mundur perlahan karena tidak mau dipermainkan Raiola, yang punya hubungan dingin dengan MU.
Situasi inilah yang dimanfaatkan Juventus. Meski terlambat memburu De Ligt, Juve pada akhirnya berhasil jadi pemenang. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kegigihan Juve
Juve juga mendengar kabar yang sama dengan MU, yakni bahwa De Ligt sudah pasti mendarat di Camp Nou. Namun, berbeda dengan MU, Juve masih gigih dan mengecek kembali kebenaran rumor tersebut.
Pada akhirnya, Juve menyadari bahwa rumor itu hanyalah permainan Barcelona untuk mengusir klub-klub lain yang tertarik mendapatkan De Ligit. Pihak Juve kemudian mengajukan tawaran yang lebih baik dari Barca.
Juve percaya diri karena bisa menawarkan keduanya: peluang jadi juara dan gaji besar. Tiak ada alasan De Ligt menolak Juve, dan pada akhirnya itu yang terjadi.
Manchester United harus gigit jari karena menelan anggapan Barcelona bisa mendapatkan pemain mana pun yang mereka inginkan.
Baca Juga:
- Lagi, Legenda Manchester United Sentil Paul Pogba
- Adelle Tanuri, Putri Cantik Bos Bali United Penyuka Manchester United vs Chelsea
- Punya Wan-Bissaka dan Diogo Dalot, Begini Rencana Ole Gunnar Solskjaer
- Konyol! Manchester United Beli Harry Maguire Lebih Mahal dari Harga Matthijs de Ligt?
- Manchester United Sulit Dirayu, Real Madrid Menyerah Dapatkan Paul Pogba?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Matthijs de Ligt Sudah Lama Menjadi Pendukung Juventus
Liga Italia 19 Juli 2019, 17:30
-
Matthijs De Ligt Kenakan Jersey Nomor 4 di Juventus
Liga Italia 19 Juli 2019, 16:56
-
Ronaldo Bukan Alasan Matthijs De Ligt Pindah ke Juventus
Liga Italia 19 Juli 2019, 16:28
-
Mengagumi Kedalaman Skuat Juventus Lini per Lini
Editorial 19 Juli 2019, 16:26
-
Jadwal Juventus di International Champions Cup 2019
Liga Champions 19 Juli 2019, 16:15
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR