Bola.net - Bek kiri Tottenham Danny Rose mengatakan ia sangat kagum dengan permainan Kieran Tierney namun ia menegaskan kelasnya masih berada di bawah Andrew Robertson.
Tierney memulai karirnya di kampung halamannya di Skotlandia bersama Glasgow Celtic. Ia memulai debutnya di tim senior pada awal tahun 2015.
Di musim berikutnya, ia langsung dipercaya untuk sering menghuni skuat utama Celtic. Di akhir musi 2015-16, ia mendapatkan penghargaan pemain muda terbaik.
Performanya kala itu sudah membuat banyak tim Premier League tertarik namun ia memutuskan bertahan di Celtic.
Performa apik Tierney berlanjut. Ia akhirnya berhasil meraih penghargaan pemain muda terbaik selama tiga musim beruntun.
Pada musim panas 2019, Tierney akhirnya meninggalkan Celtic. Klub yang beruntung mendapatkan jasanya adalah Arsenal.
Berkat Brendan Rodgers
Danny Rose awalnya tak tahu siapa Kieran Tierney itu. Bek yang kini dipinjamkan ke Newcastle itu baru mendengar nama dan reputasinya setelah eks manajer Liverpool, Brendan Rodgers, memujinya.
Rodgers sendiri merupakan arsitek Celtic dari tahun 2016 hingga 2019. Dari situ Rose akhirnya mulai mengamati sepak terjang Tierney dan mengakuinya sebagai bek kiri yang jempolan.
"Saya mencoba menonton pertandingan Celtic di Liga Champions ketika mereka ada di televisi. Brendan Rodgers mengatakan pada waktu itu bahwa Kieran adalah salah satu yang terbaik di Eropa," ungkapnya pada The Lockdown Tactics.
"Begitu Brendan mengatakan itu, saya tertarik padanya," sambungnya.
Robertson Lebih Baik

Akan tetapi Danny Rose juga menegaskan bahwa level Kieran Tierney masih di bawah bek kiri Liverpool, Andrew Robertson. Rose sebelumnya menyebut bek yang juga berasal dari Skotlandia itu sebagai bek kiri terbaik di Premier League dan Eropa.
"Saya merasa sangat kasihan padanya musim ini karena ia memiliki sedikit nasib buruk dengan cedera. Saya menilai mereka berdua sangat tinggi, tetapi Robertson yang terbaik," tegas Rose.
Kieran Tierney sendiri sempat cedera sebelum pindah ke Arsenal. Ia sempat pulih dan bermain 11 kali bagi The Gunners sebelum akhirnya tumbang lagi karena cedera dislokasi bahu.
(The Lockdown Tactics)
Baca Juga:
- Bek Tottenham Ini Akui Andrew Robertson Sebagai Bek Kiri Terbaik di Eropa
- Robertson Akui Kewalahan Hadapi Hazard dan Traore
- Eks Liverpool: Robertson dan Alexander-Arnold Full-Back Terbaik di Dunia, No Debat!
- Robertson Ungkap Bagaimana Rasanya Main Lawan Messi: Menakutkan
- Lagi, Robertson Tegaskan Penyesalannya Karena Bertindak Kurang Ajar Pada Messi
- Perjuangan Andrew Robertson Sebelum Sukses: Pernah Jadi Sales Pakaian Dalam Wanita
- Mikel Arteta Berencana Menyihir Bek Arsenal Ini Jadi Pemain yang Spesial
- Hanya Masalah Waktu, Kieran Tierney Diyakini Bisa Sukses di Arsenal
- Bersama Arteta, Tierney Langsung Bisa Belajar Banyak Hal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Pemain Premier League Diperlakukan Seperti Tikus Laboratorium'
Liga Inggris 20 Mei 2020, 14:34
-
Terungkap, Barcelona Sempat Coba Datangkan Harry Kane
Liga Spanyol 19 Mei 2020, 22:00
-
Schmeichel Ingin Manchester United Bajak Son Heung-Min
Liga Inggris 19 Mei 2020, 21:18
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR