
Bola.net - Persaingan Premier League 2025/2026 tidak hanya panas dalam perebutan gelar juara. Drama menegangkan juga terjadi di papan bawah klasemen menjelang akhir musim.
Arsenal kini memimpin klasemen dengan 79 poin dari 36 pertandingan. Sementara Manchester City terus menempel ketat di posisi kedua dengan 74 poin dari 35 laga.
Namun perhatian publik mulai tertuju pada zona degradasi yang belum sepenuhnya selesai. Dua tim besar London, Tottenham dan West Ham, kini justru harus berjuang menyelamatkan nasib mereka.
Wolves dan Burnley sudah dipastikan turun ke Championship musim depan. Kini hanya tersisa satu slot degradasi yang diperebutkan Tottenham dan West Ham hingga pekan terakhir.
Misi Sulit Tottenham di Pengujung Musim

Tottenham untuk sementara berada di posisi ke-17 klasemen dengan koleksi 38 poin. Spurs hanya unggul dua angka dari West Ham yang terus membayangi di bawah mereka.
Situasi Tottenham belum sepenuhnya aman karena jadwal tersisa cukup berat. Pada pekan ke-37 mereka harus bertandang ke Stamford Bridge menghadapi Chelsea.
Laga melawan Chelsea diprediksi berjalan sulit bagi Spurs. The Blues sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi usai menahan Liverpool 1-1 di Anfield pada laga sebelumnya.
Setelah lawatan ke markas Chelsea, Tottenham akan menutup musim dengan menjamu Everton. Duel kandang itu berpotensi menjadi laga penentuan nasib Spurs di Premier League musim ini.
West Ham Masih Menyimpan Harapan

West Ham saat ini menempati peringkat ke-18 dengan 36 poin. The Hammers masih memiliki peluang besar untuk keluar dari zona merah jika mampu memaksimalkan dua laga terakhir.
Namun tantangan yang dihadapi West Ham juga tidak mudah. Mereka harus bertamu ke markas Newcastle United pada pekan ke-37 dalam laga yang diprediksi berjalan ketat.
Newcastle dikenal tampil sangat kuat saat bermain di kandang sendiri musim ini. Situasi itu membuat West Ham berpotensi kembali kehilangan poin penting dalam perburuan bertahan di Premier League.
Pada pekan terakhir, West Ham akan menjamu Leeds United di London Stadium. Pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan terakhir mereka untuk menyelamatkan musim.
Siapa yang Punya Peluang Lebih Besar Bertahan?

Jika melihat performa terkini, Tottenham justru menunjukkan grafik yang lebih menjanjikan. Spurs sukses meraih kemenangan beruntun atas Aston Villa dan Wolves dalam dua laga terakhir mereka.
Kemenangan tersebut menjadi catatan penting bagi Tottenham. Itu merupakan pertama kalinya Spurs mencatat dua kemenangan beruntun di Premier League sejak Agustus.
Selain itu, Tottenham juga sempat bermain imbang melawan Brighton dan Leeds. Dari empat pertandingan terakhir, mereka berhasil mengumpulkan delapan poin dari kemungkinan 12 poin.
Sementara itu, performa West Ham terlihat kurang stabil dalam beberapa pekan terakhir. Mereka memang hanya kalah tiga kali dalam delapan pertandingan terakhir, tetapi dua kekalahan terbaru datang secara beruntun setelah tumbang 3-0 dari Brentford dan kalah 1-0 dari Arsenal.
Dari sini, bisa dilihat bahwa Tottenham punya kans bertahan lebih besar ketimbang West Ham. Namun ingat, bola itu bundar dan apa pun masih bisa terjadi.
Dua Laga Terakhir Tottenham dan West Ham

Pekan ke-37
Minggu, 17 Mei 2026
- Newcastle vs West Ham
Rabu, 20 Mei 2026
- Chelsea vs Tottenham
Pekan ke-38
Minggu, 24 Mei 2026
- Tottenham vs Everton
- West Ham vs Leeds
Klasemen Liga Inggris
Baca Juga:
- Daftar Kandidat Pelatih Baru Chelsea Semakin Panjang
- Analisis Masa Depan Marcus Rashford: Man Utd Ada di Posisi Serba Sulit?!
- Senne Lammens Bisa Jadi Kiper Utama Manchester United 10 Tahun ke Depan!
- Memancing di Air Keruh, MU Kebut Transfer Aurelien Tchouameni
- Pucuk Dicinta, Ulam-pun Tiba! Xabi Alonso Bersedia Latih Chelsea
- Manchester United Dapat 'Ekstra Cuan' dari Penjualan Rasmus Hojlund, Segini Nilainya!
- Prediksi Eks Arsenal Soal Joshua Zirkzee di Man United: Musim Depan Bye-bye!
- Fokus El Clasico Buyar, Szczesny Malah Sibuk Cari Tahu Insiden David Raya Saat Barcelona Jamu Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR