
Bola.net - Perayaan kemenangan Liverpool sebagai juara Premier League berubah menjadi tragedi usai sebuah mobil menabrak kerumunan suporter. Insiden terjadi di Water Street sekitar pukul 18.00 waktu setempat saat puluhan ribu fans memadati jalanan.
Kedua klub rival kota Liverpool, The Reds dan Everton, langsung menyatakan dukungan penuh terhadap penyelidikan polisi. Seorang pria berusia 53 tahun asal Inggris telah ditangkap sebagai tersangka dalam kasus ini.
Saksi mata menggambarkan bagaimana pengemudi sengaja melaju kencang menerobos kerumunan. Teriakan panik pun terdengar sebelum massa kemudian mengepung mobil dan menarik keluar sang pengemudi.
"Kami sedang berkoordinasi dengan Polisi Merseyside mengenai insiden di Water Street yang terjadi di akhir parade trofi," tulis Liverpool FC di akun X. "Doa kami untuk mereka yang terdampak insiden serius ini."
"Kami akan terus memberikan dukungan penuh pada layanan darurat dan otoritas setempat," lanjut pernyataan resmi klub.
Ucapan Simpati dari Everton dan Premier League
Legenda Liverpool Jamie Carragher tak bisa menyembunyikan kesedihannya atas insiden ini. "Ini akhir hari yang menyedihkan... semoga semua baik-baik saja," tulis Carragher di media sosial.
Everton sebagai rival sekota pun turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut.
Our thoughts are with all those who have been affected by this serious incident in our city. 💙❤️ https://t.co/CaS88yfsVn
— Everton (@Everton) May 26, 2025
Premier League juga mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam kejadian ini. Mereka menawarkan dukungan penuh kepada Liverpool FC pasca insiden.
"Pikiran kami bersama semua yang terdampak insiden serius di kota kami," sambung pernyataan Everton.
"Seluruh jajaran Premier League terkejut dengan kejadian mengerikan di Liverpool," bunyi pernyataan liga. "Kami telah menghubungi Liverpool FC dan menawarkan dukungan penuh."
Investigasi Terus Berjalan

Polisi Merseyside mengonfirmasi 27 korban dibawa ke berbagai rumah sakit di Liverpool. Dua di antaranya mengalami luka serius, termasuk seorang anak-anak.
Proses investigasi masih terus berlangsung untuk mengungkap motif di balik insiden ini. Parade yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah duka dalam sekejap.
"Kami sedang menyelidiki keadaan yang menyebabkan tabrakan ini," jelas pernyataan Polisi Merseyside. "Saat ini seorang pria 53 tahun telah kami amankan," tambah mereka.
"Dari total 27 pasien yang dibawa ke rumah sakit, dua di antaranya mengalami luka serius termasuk seorang anak," jelas David Kitchin dari Layanan Ambulans Barat Laut dalam konferensi pers seperti dikutip dari Metro.
Perayaan yang Berubah Duka
Sebelum insiden, puluhan ribu suporter Liverpool memadati jalanan untuk menyaksikan parade trofi Premier League. Pemain The Reds berkeliling kota dengan bus terbuka sehari usai mengangkat trofi.
Pelatih Arne Slot yang baru pertama musim melatih di Inggris langsung merasakan atmosfer istimewa fans Liverpool. Namun kebahagiaan itu kini tercoreng oleh tragedi tak terduga.
"Selalu spesial memenangkan sesuatu, tapi di klub tertentu rasanya lebih istimewa," kata Slot sebelum insiden.
"Saya merasakannya di Feyenoord dimana fans sangat bersemangat, dan di sini bahkan lebih."
"Tidak ada yang menyangka akan seperti ini. Jika melihat Premier League musim-musim sebelumnya, selalu ada dua atau tiga tim bersaing sampai akhir. Menjadi bagiannya saja sudah menyenangkan, apalagi bisa menang," tuturnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Perayaan Gelar Juara Liverpool Berujung Tragedi, Mobil Tabrak Kerumunan Suporter
- Demi Florian Wirtz, Liverpool Siap Pecahkan Rekor Transfer Klub
- Julian Alvarez Hadapi Pilihan Sulit: Tawaran Menggiurkan dari Tiga Raksasa Eropa
- Penantian 35 Tahun Liverpool Berakhir: Van Dijk Cium Trofi Premier League di Anfield
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Liverpool 2024/2025: 7, Juara Premier League di Musim Transisi
Liga Inggris 27 Mei 2025, 15:47
-
Bagaimana Klasemen Akhir Premier League 2024/2025 Tanpa Adanya VAR?
Liga Inggris 27 Mei 2025, 10:15
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR