
Bola.net - Legenda Manchester United, Gary Neville, mendadak memberikan peringatan keras kepada manajemen Setan Merah. Ia melarang klub untuk menjual Diogo Dalot pada bursa transfer musim panas nanti.
Bek sayap asal Portugal itu memang kerap menjadi sasaran kritik pedas suporter. Performanya sering dianggap tidak konsisten selama beberapa musim terakhir.
Isu perombakan skuad besar-besaran mencuat usai pemecatan Ruben Amorim. Posisi Dalot pun dikabarkan terancam seiring rencana kedatangan manajer permanen baru.
Namun, Neville justru melihat potensi besar dalam diri pemain seharga 19 juta pounds tersebut. Ia menilai Dalot memiliki kualitas yang sering luput dari pandangan fans.
Penilaian pada Dalot

Neville mengakui bahwa Dalot bukanlah bek kanan terbaik di dunia saat ini. Namun, ia merasa kritik yang ditujukan kepada sang pemain terlalu berlebihan dan sadis.
Sang pandit bahkan menyamakan situasi Dalot dengan dirinya sendiri saat masih aktif bermain. Neville merasa Dalot adalah tipe pemain yang fungsional.
"Saya sebenarnya berpikir ada bek sayap yang cukup lumayan di sana (dalam diri Dalot)," ujar Gary Neville dalam podcast Sky Sports.
Neville menyoroti atribut fisik Dalot yang menurutnya sangat berguna bagi tim. Ia meminta fans untuk melihat kontribusi sang pemain secara lebih objektif.
"Terkadang saya pikir dia terlalu terlibat, tapi dia bagus di udara, dia atletis, dia lumayan saat memegang bola," tambahnya.
Mirip dengan Neville
Pernyataan paling menarik adalah ketika Neville "bercermin" pada sosok Dalot. Ia merasa United tidak melulu butuh pemain berlabel bintang lima di setiap posisi.
Konsistensi adalah kunci utama yang dilihat Neville. Ia yakin Dalot bisa memberikan performa stabil jika diberi peran yang tepat.
"Saya tidak berpikir dia bek sayap kelas dunia, tapi saya juga bukan (bek kelas dunia)," tegas Neville merendah.
Mantan kapten MU itu meyakini Dalot punya mentalitas yang cukup tangguh. Ia hanya perlu menyederhanakan permainannya di lapangan.
"Saya pikir dia punya sesuatu dalam dirinya, Dalot. Saya pikir dia punya performa 7/10 dalam dirinya setiap minggu," pujinya.
Korban Taktik yang Salah
Neville menganalisis bahwa buruknya performa Dalot sebelumnya adalah akibat kesalahan sistem. Saat dimainkan sebagai wing back di era pelatih sebelumnya, kelemahannya terekspos.
Namun, di bawah asuhan Michael Carrick yang memakai empat bek sejajar, Dalot tampil lebih nyaman. Ia tidak lagi dipaksa melakukan tugas yang bukan keahliannya.
"Kita pernah melihatnya di bek sayap kanan dan kiri (sistem 3 bek) sebelumnya dan dia jadi bulan-bulanan berkali-kali," analisis Neville.
Posisi bek kanan murni dinilai sebagai habitat asli pemain berusia muda tersebut. Neville menyarankan klub untuk mempertahankannya.
"Jika dia hanya bermain sebagai bek kanan sepanjang waktu, saya tidak akan menyingkirkannya dengan terburu-buru," lanjutnya.
Efek Instan Michael Carrick
Kebangkitan performa Dalot juga tak lepas dari tangan dingin Michael Carrick. Pelatih interim ini sukses membawa MU menang lawan City dan Arsenal dengan kembali ke dasar.
Sistem 4-2-3-1 yang diterapkan Carrick membuat pertahanan United lebih solid. Neville memuji perubahan mentalitas yang dibawa mantan rekannya itu.
"Intensitas, kekompakan, agresivitas pertahanan, kemauan mereka untuk berada di belakang bola bersama-sama," ulas Neville.
Perubahan taktik ini membuat pemain seperti Dalot bisa fokus bertahan dan mengalirkan bola. Suasana tim kini berubah drastis menjadi lebih positif.
"Dia (Carrick) menyederhanakan segalanya dalam dua minggu terakhir yang saya suka," tutup Neville.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari MU, Arsene Wenger: Arsenal Ketergantungan Pada Sepak Pojok!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:20
-
Wow! Cole Palmer Buka Diri Gabung Manchester United?
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:08
-
Arteta: Kalah dari MU itu Menyakitkan, Tapi itu Memang Laga yang Aneh
Liga Inggris 28 Januari 2026, 08:10
-
Isi Rapat 'Darurat' Arsenal Usai Dikalahkan MU Dibongkar Arteta
Liga Inggris 28 Januari 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Kalah dari MU, Arsene Wenger: Arsenal Ketergantungan Pada Sepak Pojok!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:20
-
Prediksi Pafos vs Slavia Praha 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 10:19
-
Wow! Cole Palmer Buka Diri Gabung Manchester United?
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:08
-
Prediksi Ajax vs Olympiacos 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 10:06
-
Resmi! Arema FC Perkenalkan Joel Vinicius Sebagai Penyerang Baru Singo Edan
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 09:35
-
Jadwal Liga Champions Hari Ini: 18 Pertandingan Digelar Serentak
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:27
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Liga Champions: Menurut Keyakinan Rosenior, Walau Terluka Napoli Masih Berbahaya
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:03
-
Napoli vs Chelsea: Rosenior Waspadai Jebakan Antonio Conte
Liga Champions 28 Januari 2026, 08:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05






















KOMENTAR