Bola.net - Saat pertama kali tiba di Arsenal usai dibeli seharga 11 juta Euro dari Werder Bremen pada tahun 2011 lalu, penampilan Per Mertesacker seringkali tidak meyakinkan dan menjadi titik lemah di lini belakang. Adaptasinya terhadap sepakbola Inggris yang cukup lambat membuat pria berusia 29 tahun ini dihujani banyak kritik di musim debutnya.
Namun seiring berjalannya waktu, Mertesacker terbukti mampu belajar dari pengalaman dan memperbaiki penampilannya. Ia menjadi tembok kokoh di lini belakang The Gunners dan bahkan kini dipercaya sebagai kapten tim ketiga setelah Thomas Vermaelen dan Mikel Arteta.
Manajer Arsene Wenger turut memberikan pujiannya terhadap proses pendewasaan pemain jangkung ini. The Professor menyebut bahwa Mertesacker menjawab kritikan yang dialamatkan kepadanya dengan cara cerdas.
"Bandingkan apa yang publik katakan kepada Per saat pertama kali tiba dengan saat ini, ia telah melakukan yang terbaik untuk mengubah opini negatif yang diterimanya," puji manajer asal Prancis ini.
"Ketika gaya bermainnya banyak dipertanyakan, ia menjawab dengan tegas dan cerdas melalui aksi di lapangan. Per menggambarkan karakteristik yang dimiliki oleh tim dengan perilakunya yang fantastis."[initial]
(tmw/mri)
Namun seiring berjalannya waktu, Mertesacker terbukti mampu belajar dari pengalaman dan memperbaiki penampilannya. Ia menjadi tembok kokoh di lini belakang The Gunners dan bahkan kini dipercaya sebagai kapten tim ketiga setelah Thomas Vermaelen dan Mikel Arteta.
Manajer Arsene Wenger turut memberikan pujiannya terhadap proses pendewasaan pemain jangkung ini. The Professor menyebut bahwa Mertesacker menjawab kritikan yang dialamatkan kepadanya dengan cara cerdas.
"Bandingkan apa yang publik katakan kepada Per saat pertama kali tiba dengan saat ini, ia telah melakukan yang terbaik untuk mengubah opini negatif yang diterimanya," puji manajer asal Prancis ini.
"Ketika gaya bermainnya banyak dipertanyakan, ia menjawab dengan tegas dan cerdas melalui aksi di lapangan. Per menggambarkan karakteristik yang dimiliki oleh tim dengan perilakunya yang fantastis."[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Terancam Lama Ditinggal Monreal
Liga Inggris 14 Januari 2014, 18:17
-
Momen Ballon d'Or Jadi Ajang Frimpong Olok Bendtner
Bolatainment 14 Januari 2014, 17:51
-
Sterling, Kandidat Ideal Untuk Gantikan Walcott
Piala Dunia 14 Januari 2014, 17:07
-
Ozil: Atmosfer Emirates Stadium Tiada Banding
Liga Inggris 14 Januari 2014, 16:17
-
Wenger: Mertesacker Jawab Kritikan Dengan Cerdas
Liga Inggris 14 Januari 2014, 15:47
LATEST UPDATE
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR