Menurut mantan pemain itu, para suporter di negeri Ratu Elizabeth, merupakan penonton yang amat menghargai usaha tim kesayangan mereka'.
"Saya selalu menghormati fans asal Inggris. Mereka menilai sepakbola seperti agama. Mereka akan terus berteriak dari awal hingga akhir. Saya menghormati itu. Atmosfernya amat berbeda," tutur Xavi pada ESPN FC.
"Di Inggris mereka menghormati pemain. Di Spanyol, tidak demikian. Mereka banyak menilai kami: 'Anda hidup terlalu mewah, Anda mendapat terlalu banyak uang, Anda tidak bekerja'. Itu tak benar.
"Juan Mata memberi tahu saya tahun lalu. Ia mengatakan ketika Manchester United finish di posisi tujuh, fans memberikan tepuk tangan di akhir musim. Tujuh! Jika itu terjadi pada kami di Barcelona, mereka semua akan coba membunuh kami!" [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Koulibaly Sudah Siap ke Barcelona'
Liga Italia 13 November 2015, 23:33
-
Xavi: Di Barcelona, Juan Mata Bisa-bisa Dibunuh!
Liga Inggris 13 November 2015, 14:02
-
Xavi: Trio MSN Terbaik Sepanjang Masa
Liga Spanyol 13 November 2015, 13:55
-
Celta: Nolito Takkan Dijual Murah ke Barca
Liga Spanyol 13 November 2015, 13:36
-
Xavi: Level Permainan Verratti Setara Barcelona
Liga Spanyol 13 November 2015, 11:55
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR