
Bola.net - Cristiano Ronaldo masih bermain di level tertinggi meskipun usianya telah mencapai 35 tahun. Setelah dua musim berhasil membantu Juventus mempertahankan titel Serie A, Cristiano Ronaldo nampaknya kian berhasrat tampil buas. Apalagi musim 2020/21 bisa menjadi titel Serie A kesepuluh beruntun untuk Juventus.
Dua musim terakhir, Ronaldo tampil gemilang di Juventus meski dalam dua tahun terakhir ia ditangani dua pelatih yang berbeda. Kini memasuki musim 2020/21, Ronaldo kembali harus berada di tangan pelatih berbeda yaitu Andrea Pirlo yang ditunjuk menggantikan Sarri.
Dengan pengalaman yang dimiliki pemain terbaik dunia lima kali ini, nampaknya Cristiano Ronaldo tidak akan memiliki masalah besar dengan perubahan taktik. Andrea Pirlo pun tidak perlu pusing memikirkan posisi terbaik dan dengan siapa Ronaldo bisa dimainkan.
Di pertandingan uji coba melawan Novara, setidaknya telah menjadi gambaran untuk kekuatan Juventus musim depan di tangan Andrea Pirlo. Beberapa strategi pun telah dicoba pelatih untuk menemukan formula terbaik dan hasilnya di dua babak Juventus terus mendominasi sang lawan.
Tentu Novara bukan lah lawan yang pas untuk Juventus, tapi setidaknya hal tersebut bisa menjadi perantara untuk pengenalan strategi yang diusung Andrea Pirlo. Terlebih Andrea Pirlo telah mengetahui magisnya Cristiano Ronaldo untuk strateginya. Lalu formasi apa yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan peran Ronaldo? Berikut tiga di antaranya:
1. 3-5-2 (Ronaldo ? Kulusevski)
Cristiano Ronaldo memiliki tandem baru memasuki musim 2020/21 dalam diri Dejan Kulusevski. Pemain muda yang baru kembali dari masa peminjamannya di Parma.
Dengan pengalamannya Ronaldo nampaknya tidak akan kesulitan bermain dengan tandem yang jauh lebih muda darinya. Dua musim yang lalu, Ronaldo pernah bermain dengan pemain muda Moise Kean yang tampil klop bersama dengan Ronaldo.
Duet Cristiano Ronaldo dan Kulusevski telah terbukti berjalan cukup efektif. Melawan Novara, Ronaldo berhasil mencetak gol dengan bantuan assist dari Kulusevki. Pemain muda tersebut juga memiliki kemampuan operan kunci yang baik dan tentu bisa memaksimalkan kemampuan Ronaldo sebagai daya gedor utama Juventus dengan servis dari Kulusevki.
2. 3-4-3 (Ronaldo ? Dybala ? Kulusevski)
Ronaldo dan Dybala musim lalu telah beberapa kali menunjukkan gabungan yang mengerikan untuk tim lawan. Duetnya Ronaldo dan Dybala bahkan begitu meledak selepas jeda kompetisi akibat pandemi COVID-19. Keduanya juga berperan besar untuk daya gedor Juventus musim lalu dengan Ronaldo mencetak 31 gol dan Dybala 11 gol.
Musim ini nampaknya, Andrea Pirlo bisa memantapkan keduanya dengan bantuan dari Kulusevski yang musim lalu berhasil menjadi pemain muda terbaik Serie A bersama Parma. Dengan kemampuannya bermain sebagai winger, musim lalu Kulusevki berhasil mencetak 10 gol dan delapan assist. Dengan keberadaan dua pemain ini, nampaknya Ronaldo bisa bermain lebih buas dengan sokongan dari Dybala dan Kulusevki.
3. 3-4-1-2 (Ronaldo ? Kulusevski)
Dalam formasi 3-4-1-2, Cristiano Ronaldo bisa ditandemkan dengan Dejan Kulusevski di ujung tombak Si Nyonya Tua. Untuk formasi ini, Ronaldo dan Kulusevski bakal ditopang oleh Paulo Dybala yang dalam dua musim terakhir kerap ditarik agak ke belakang oleh Allegri dan Sarri.
Pirlo juga tidak asing dengan pola penyerangan tersebut, ketika bermain di Juventus dulu Pirlo ikut berperan dalam pola penyerangan dua striker disokong satu playmaker di belakangnya tersebut. Dengan duet Ronaldo dan Kulusevski tersebut tentu menjadi senjata mematikan untuk Juventus dengan paduan kekuatan, kecepatan, kualitas dan teknik yang dimiliki keduanya.
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Formasi yang Cocok untuk Cristiano Ronaldo di Juventus Musim 2020/21
Liga Italia 14 September 2020, 17:19
-
5 Alternatif Juventus jika Gagal Rekrut Luis Suarez
Editorial 14 September 2020, 16:31
-
Paling Mahal! Ronaldo Belikan Cincin Rp1,1 Miliar untuk Georgina Rodriguez
Bolatainment 14 September 2020, 14:37
-
Parma Siap jadi 'Sekolah' untuk Pemain Juventus: 4 Nama Masuk Daftar Bidikan
Liga Italia 14 September 2020, 12:42
-
Juventus Angkat Bendera Putih dalam Perburuan Luis Suarez?
Liga Italia 14 September 2020, 04:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR