
Bola.net - Juventus menang 1-0 atas Cremonese pada pekan ke-16 Liga Italia 2022/2023 di Stadio Giovanni Zini, Kamis (5/1/2023) WIB. Tren kemenangan Juventus pun terus berlanjut.
Juventus selalu menang dalam tujuh laga terakhir di Serie A. Catatan impresif lainnya, gawang Juventus tidak pernah kebobolan.
Padahal, pencapaian apik itu sempat diragukan oleh para pendukungnya sendiri. Sebab, Allegri Ball yang selama ini diterapkan seperti mengacaukan permainan tim.
Namun siapa saja, Allegri Ball itu lah yang berhasil membuat Juventus kini perlahan naik ke posisi 3 klasemen sementara. Juventus hanya berjarak dua poin dari Milan di posisi 2 dengan koleksi 36 poin.
Mentalitas Juara
Menang terus bagi tim sebesar Juventus sebenarnya hal yang lumrah. Toh, Bianconeri memang sempat mendominasi Liga Italia selama satu dekade lamanya.
Kemenangan demi kemenangan yang baru saja diraih Juventus terasa berbeda. Ya, kemenangan itu diraih dalam posisi Juventus tidak sedang dalam permainan terbaik.
Seruan agar Massimiliano Allegri angkat kaki dari kursi kepelatihan pun sejak awal terus bergema. Namun, Allegri bergeming. Tanpa skema permainan yang disenangi penggemarnya sendiri, ia menciptakan mentalitas juara bagi skuad Juventus.
Tujuh Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan
Mentalitas juara itu berpengaruh besar pada hasil akhir yang diraih oleh Juventus. Dalam tujuh laga di Serie A, Juventus selalu menang.
Hebatnya lagi, Juventus tidak pernah kebobolan sama sekali! Lazio dan Inter Milan yang kini ada di papan atas saja gagal menjebol gawang yang dikawal Szczesny.
Sementara itu, Juventus bisa mencetak 13 gol. Jumlah gol ini seharusnya bisa lebih banyak mengingat banyaknya peluang yang terbuang percuma dan kualitas lini serang Juventus yang memang berkualitas.
Allegri Pernah Lebih Mengerikan

Pencapaian yang diraih Juventus saat ini bukan hal yang baru. Sebab, Juventus di tangan Allegri pada 2018 juga pernah mengerikan.
Ketika itu, Juventus meraih sembilan kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Jadi dengan kemenangan yang baru saja diraih, Allegri mendekatkan diri pada rekor lamanya itu.
Meskipun dua lawan selanjutnya terbilang berat. Juventus akan menghadapi Udinese kemudian Napoli, sebagai pemuncak klasemen.
Empat Pergantian yang Penting
Allegri juga menunjukkan bahwa pergantian pemain bisa sangat berpengaruh di pertandingan. Hal itu tampak ketika Juventus melakukan empat pergantian pemain.
Federico Chiesa dan Moise Kean lebih dulu masuk di menit ke-55. Kehadiran dua pemain depan ini membuat serangan Juventus jadi lebih hidup dengan peluang-peluang yang mereka ciptakan.
Penyempurnanya ada di menit ke-67 ketika Leandro Paredes dan Adrien Rabiot masuk. Dua pemain tengah tersebut memberikan stabilitas bagi lapangan tengah ketika menyerang dan bertahan.
Belum Pernah Menang
Kekalahan yang baru saja dialami Cremonese membuat mereka jadi satu-satunya tim di Serie A yang belum pernah meraih kemenangan.
Dalam 16 laga yang sudah dijalani, tujuh di antaranya berakhir imbang dan sembilan di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Tujuh poin yang dikoleksi itu menempatkan Cremonese di peringkat ke-19 sementara.
Klasemen Serie A 2022/2023
Bacaan Menarik Lainnya:
- Man of the Match Cremonese vs Juventus: Marco Carnesecchi
- Tahun Baru, Juventus yang Sama: Main Berantakan Tidak Masalah, Asalkan Tujuh Kali Menang Beruntun Ta
- Hasil Cremonese vs Juventus: Skor 0-1
- Hasil AS Roma vs Bologna: Skor 1-0
- Sandro Tonali: Rafael Leao Mau Bertahan di AC Milan, Kok!
- AC Milan Bekuk Salernitana, Suara Fans: Lah Hari Ini Main? Ochoa Gila, Mestinya 8-1!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Cremonese vs Juventus: Marco Carnesecchi
Liga Italia 5 Januari 2023, 03:20
LATEST UPDATE
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR