Bola.net - Ignazio Abate mengungkapkan bahwa dirinya merasa cukup frustasi karena dipinggirkan dari skuat AC Milan oleh Clarence Seedorf.
Musim lalu, Massimiliano Allegri dipecat di tengah musim dan digantikan oleh Seedorf. Ternyata, pergantian itu tak membuahkan hasil yang diharapkan. Pelatih asal Belanda itu tak bisa tampil sesuai harapan.
Selain itu, Seedorf awalnya diterima dengan tangan terbuka oleh semua pihak di Milan. Namun seiring berjalannya waktu, banyak pihak yang ternyata berkonflik dengannya. Di akhir musim, setelah Seedorf dipecat, beberapa pemain sempat mengungkapkan ketidakcocokannya dengan pria keturunan Suriname tersebut.
Kini, giliran Abate yang mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku heran mengapa Seedorf tak memilihnya untuk bermain di skuat utama Milan. "Saya tak pernah meminta penjelasan kepadanya mengapa saya dipinggirkan dari tim, dan saya selalu mengatakan sesuatu secara langsung di depan orang tersebut. Yang saya harapkan hanyalah rasa respek dan loyalitas," ketusnya pada Gazzetta dello Sport.
Ia pun mengatakan bahwa keputusan Seedorf itu nyaris membuatnya batal terbang ke Brasil bersama skuat Italia untuk bermain di Piala Dunia.
"Saya menderita di masa-masa itu. Saya juga beresiko tak bisa berangkat ke Piala Dunia. Sungguh suatu momen yang tak menguntungkan bagi saya dan Milan. Namun saya senang karena Seedorf mengatakan bahwa saya selalu bersikap seperti seorang profesional" tandasnya. [initial]
(foti/dim)
Musim lalu, Massimiliano Allegri dipecat di tengah musim dan digantikan oleh Seedorf. Ternyata, pergantian itu tak membuahkan hasil yang diharapkan. Pelatih asal Belanda itu tak bisa tampil sesuai harapan.
Selain itu, Seedorf awalnya diterima dengan tangan terbuka oleh semua pihak di Milan. Namun seiring berjalannya waktu, banyak pihak yang ternyata berkonflik dengannya. Di akhir musim, setelah Seedorf dipecat, beberapa pemain sempat mengungkapkan ketidakcocokannya dengan pria keturunan Suriname tersebut.
Kini, giliran Abate yang mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku heran mengapa Seedorf tak memilihnya untuk bermain di skuat utama Milan. "Saya tak pernah meminta penjelasan kepadanya mengapa saya dipinggirkan dari tim, dan saya selalu mengatakan sesuatu secara langsung di depan orang tersebut. Yang saya harapkan hanyalah rasa respek dan loyalitas," ketusnya pada Gazzetta dello Sport.
Ia pun mengatakan bahwa keputusan Seedorf itu nyaris membuatnya batal terbang ke Brasil bersama skuat Italia untuk bermain di Piala Dunia.
"Saya menderita di masa-masa itu. Saya juga beresiko tak bisa berangkat ke Piala Dunia. Sungguh suatu momen yang tak menguntungkan bagi saya dan Milan. Namun saya senang karena Seedorf mengatakan bahwa saya selalu bersikap seperti seorang profesional" tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Abate Mengaku Frustasi Dilatih Seedorf
Liga Italia 23 Oktober 2014, 23:36
-
Abate Ternyata Nyaris Berseragam Roma
Liga Italia 23 Oktober 2014, 23:14
-
Gilardino: Milan Akan Sabar Dengan Torres
Liga Italia 23 Oktober 2014, 22:58
-
8 'Dinding Besi' Spesialis Clean Sheet
Editorial 23 Oktober 2014, 17:13
-
Abate Ingin Akhiri Karir di Milan
Liga Italia 23 Oktober 2014, 16:46
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR