AC Milan Diklaim Kalahkan Inter Milan dengan Strategi Parkir Bus

AC Milan Diklaim Kalahkan Inter Milan dengan Strategi Parkir Bus
Pemain AC Milan, Alexis Saelemaekers (kiri), berebut bola dengan pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni dalam pertandingan Serie A, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Bek Inter Milan, Federico Dimarco buka-bukaan penyebab timnya kalah dari AC Milan pada dini hari tadi. Ia menyebut bahwa timnya kalah dari sang tetangga karena taktik defensif Rossoneri.

Dini hari tadi, Inter Milan melakoni laga sarat gengsi di lanjutan Serie A 2025/2026. Mereka berhadapan dengan AC Milan, tetangga mereka, di ajang Derby Della Madonina.

Inter Milan yang diunggulkan menang di laga ini justru menelan kekalahan. Gol tunggal Pervis Estupinan di menit ke-35 memastikan AC Milan meraih tiga poin di laga ini.

Dimarco sendiri menilai timnya tidak bermain dengan terlalu buruk di laga ini. Namun ia mengakui timnya kewalahan untuk menembus pertahanan lapis baja AC Milan di laga ini.

Simak penuturan lengkap sang bek di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Milan Parkir Bus

Christian Pulisic dan Piotr Zielinski berebut bola dalam laga Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di San Siro, 9 Maret 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Christian Pulisic dan Piotr Zielinski berebut bola dalam laga Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di San Siro, 9 Maret 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Dalam wawancaranya seusai laga, Dimarco menyebut bahwa AC Milan memilih bermain dengan pragmatis seusai mereka mencetak gol di menit ke-35.

Ia menyebut bahwa Milan bertahan dengan sangat rapat dan Inter Milan gagal untuk membongkar pertahanan rapat mereka tersebut di laga itu.

"Setelah mereka (AC Milan) mencetak gol, mereka bertahan dengan sangat dalam, dan saya rasa itu sesuatu yang normal. Di sisi lain, kami tidak menciptakan cukup banyak peluang berbahaya untuk melukai mereka," ujar Dimarco.

2 dari 4 halaman

Tekanan Kurang Intens

Sejumlah pemain terlibat adu argumen dalam pertandingan Serie A antara AC Milan melawan Inter Milan, Minggu (8/3/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Sejumlah pemain terlibat adu argumen dalam pertandingan Serie A antara AC Milan melawan Inter Milan, Minggu (8/3/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Lebih lanjut, Dimarco menyebut bahwa Inter Milan gagal untuk mengantisipasi pertahanan rapat AC Milan di laga tersebut.

Ia menyebut bahwa ketika tim lawan bermain bertahan, maka Inter harusnya bisa memberikan tekanan yang lebih intens. Namun mereka tidak melakukan itu sehingga Milan bisa mempertahankan keunggulan mereka.

"Setiap pertandingan itu berbeda satu sama lain dan kami harus mempersiapkan semua skenario. Jika kami tertinggal lebih dahulu, kami seharusnya bermain dengan lebih intens dan lebih menekan mereka," pungkas sang bek.

3 dari 4 halaman

Selisih Terpotong

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu memberi instruksi kepada para pemainnya saat laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Genoa di Milan, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu memberi instruksi kepada para pemainnya saat laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Genoa di Milan, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Karena kekalahan ini, keunggulan Inter Milan atas AC Milan di klasemen Serie A jadi terpotong.

Awalnya mereka unggul 10 poin, namun karena kekalahan ini, Rossoneri dan Nerazzurri hanya berjarak tujuh poin saja di puncak klasemen.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL