
Bola.net - Langkah AC Milan semakin berat di pengujung musim 2025-2026. Mereka baru saja menelan kekalahan pahit 0-2 saat bertamu ke markas Sassuolo pada hari Minggu (3/5/2026) malam WIB. Hasil ini menambah luka bagi Rossoneri yang sedang dalam tren negatif.
Petaka dimulai sejak babak pertama bergulir. Domenico Berardi mencetak gol cepat yang mengejutkan pertahanan Milan. Situasi semakin sulit setelah Fikayo Tomori menerima kartu merah pada menit ke-24. Milan pun harus berjuang keras dengan sepuluh pemain saja.
Kekalahan ini memastikan Milan hanya meraih empat poin dari lima laga terakhir. Performa buruk tersebut memicu kemarahan dari para pendukung setia. Mereka merasa kecewa dengan penurunan drastis kualitas permainan tim kesayangan.
Lini belakang Milan tampak sangat rapuh tanpa kehadiran Tomori di lapangan. Armand Lauriente kemudian menggandakan keunggulan Sassuolo dan mengunci kemenangan tuan rumah. Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Ketegangan Pemain Milan dan Suporter
Suasana canggung terjadi sesaat setelah pertandingan berakhir. Para pemain Milan awalnya ragu untuk mendekat ke tribun penonton. Mereka memilih tetap berada di lingkaran tengah lapangan dalam waktu yang cukup lama.
👏 Credit where credit is due! Despite a horrible display by #ACMilan, the Curva Sud were amazing from start to finish pic.twitter.com/GpAFmZtWpl
— SempreMilan (@SempreMilanCom) May 3, 2026
Sorakan bernada cemoohan menggema dari tribun tim tamu. Suporter yang datang jauh-jauh merasa tidak puas dengan hasil tersebut. Hubungan antara pemain dan fans tampak sedang berada di titik terendah.
Kapten Mike Maignan sempat mencoba mencairkan suasana yang kaku tersebut. Dia mengajak rekan setimnya untuk berjalan menuju tribun dan memberi apresiasi. Namun langkah itu terhenti karena suara booo yang justru semakin keras terdengar.
Melihat reaksi negatif tersebut, para pemain akhirnya memutuskan balik kanan. Mereka langsung menuju ruang ganti tanpa menyapa suporter lebih dekat. Hal ini dilaporkan oleh Sky Sport Italia sebagai momen yang sangat awkward.
Misi Bangkit di San Siro
Milan memiliki waktu satu minggu untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Mereka dijadwalkan menjamu Atalanta di hadapan publik sendiri pada Minggu depan. Laga ini akan menjadi kesempatan emas untuk membuktikan kualitas tim.
Atalanta bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh oleh skuat arahan Massimiliano Allegri. Milan butuh dukungan penuh dari fans meskipun hubungan mereka sedang memanas. Kemenangan menjadi harga mati demi mengembalikan kepercayaan para pendukung.
Setelah melawan Atalanta, jadwal Milan masih menyisakan tantangan lain yang tak kalah berat. Mereka akan berhadapan dengan Genoa dan Cagliari di pekan-pekan terakhir. Setiap pertandingan kini terasa seperti laga final bagi Rossoneri.
Perjalanan musim 2025-2026 ini memang berakhir dengan penuh drama bagi Milan. Fans hanya ingin melihat komitmen pemain di atas lapangan hijau. Kita tunggu apakah Milan mampu keluar dari krisis ini secepatnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Samai Rekor Pele di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 10:15
-
Bukti Nyata Ketangguhan Iran di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 09:56
-
2 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 09:46
-
Man of the Match Uruguay vs Cape Verde: Kevin Pina
Piala Dunia 22 Juni 2026, 07:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28























KOMENTAR