
Bola.net - AC Milan harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Sassuolo pada pekan ke-35 Liga Italia 2025/2026. Bermain di Mapei Stadium, Minggu (03/05/2026) malam WIB, Rossoneri takluk dengan skor 0-2.
Gol cepat Domenico Berardi di menit kelima langsung membuat Milan berada dalam tekanan sejak awal laga. Situasi semakin sulit ketika Fikayo Tomori diusir wasit pada menit ke-23 setelah menerima kartu kuning kedua.
Memasuki babak kedua, Sassuolo kembali menghukum Milan lewat gol Armand Lauriente di menit ke-47. Tertinggal dua gol dan bermain dengan 10 orang, Milan gagal bangkit hingga peluit akhir dibunyikan.
Hasil ini membuat posisi Milan dalam perburuan tiket Liga Champions tersendat. Mereka kini masih membutuhkan enam poin dari tiga laga tersisa untuk mengamankan tempat di empat besar.
Kekalahan yang Menyakitkan, Milan tak Bisa Menutupinya

Kekalahan dari Sassuolo menjadi pukulan telak bagi skuad AC Milan yang sebelumnya sempat menunjukkan tanda kebangkitan. Harapan untuk menjadikan laga ini sebagai momentum justru berubah menjadi mimpi buruk.
Performa tim dinilai jauh dari ekspektasi, terutama setelah mereka kehilangan Tomori di babak pertama. Bermain dengan 10 orang membuat Milan kesulitan mengembangkan permainan dan kehilangan kendali di lapangan.
Situasi ini diakui langsung oleh Matteo Gabbia yang menegaskan bahwa timnya tidak dalam kondisi baik-baik saja. Ia menyebut bahwa seluruh pemain merasakan kekecewaan mendalam atas hasil tersebut.
“Ini jelas merupakan masa sulit yang tidak bisa membuat kita bahagia. Wajar jika kita marah dan kecewa. Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah lebih bersatu, menerima rasa sakit yang telah kita alami musim ini untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Satu-satunya cara bagi kita adalah melakukannya bersama-sama,” ujarnya pada DAZN, via SempreMilan.
Disoraki Milanisti, Gabbia: Memang Layak

Usai pertandingan, para pemain Milan sempat menghampiri tribun pendukung untuk memberikan apresiasi. Namun respons yang mereka terima justru berupa cemoohan dari Milanisti yang kecewa dengan performa tim.
Momen tersebut bahkan membuat Mike Maignan langsung mengajak rekan-rekannya kembali ke ruang ganti. Situasi itu menggambarkan betapa besarnya rasa frustrasi dari para pendukung.
Gabbia pun tidak mencoba menghindar dari kenyataan pahit tersebut. Ia justru mengakui bahwa reaksi fans adalah sesuatu yang pantas diterima oleh timnya setelah penampilan buruk di lapangan.
“Kami pergi untuk menyapa para penggemar yang mendukung kami sepanjang pertandingan. Tentu saja, mereka marah hari ini. Kami pantas mendapatkan cemoohan yang mereka berikan. Wajar jika kalah, memang seharusnya seperti itu dan mereka harus mengekspresikan kekecewaan mereka," serunya.
Klasemen Liga Italia
(SempreMilan)
Baca Juga:
- Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Usai Dijegal Sassuolo, Milan Disoraki Pendukungnya Sendiri!
- Dijegal Sassuolo di Masa-masa Krusial, Milan Harus Tetap Tenang
- Juventus Gagal Geser Milan, Luciano Spalletti Ungkap Dosa-Dosa Juventus Saat Lawan Verona
- AC Milan Keok dari Sassuolo, Kecewa Allegri: Kami Memang Main Buruk!
- AC Milan Dipermalukan Sassuolo, Rossoneri Kena Mental Disoraki Fans Sendiri!
- Rapor Pemain AC Milan Saat Kalah 0-2 Lawan Sassuolo: Tomori Jadi Titik Runtuh, Leao Melempem, dan Maignan Berjuang Sendiri
- Man of the Match Sassuolo 2-0 AC Milan: Armand Lauriente
- Hasil Sassuolo vs AC Milan: Diwarnai Cederanya Jay Idzes, Neroverdi Kalahkan Rossoneri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 4 Mei 2026, 16:17
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 4 Mei 2026, 16:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20





















KOMENTAR