AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A

AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Para pemain AC Milan berjalan meninggalkan lapangan setelah pertandingan Serie A melawan Udinese di San Siro, Italia, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - AC Milan memasuki laga penting melawan Juventus di Serie A akhir pekan nanti dengan tekanan yang tidak ringan. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga penentu arah performa kedua tim di akhir musim.

Kedua tim memang masih berada di jalur untuk lolos ke Liga Champions. Namun, kondisi performa menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Fabio Capello, Juventus saat ini berada dalam kondisi yang lebih siap secara permainan maupun mental. Sementara itu, AC Milan terlihat kehilangan ritme yang sempat mereka bangun sebelumnya.

Laga di San Siro pun diprediksi berlangsung ketat. Juventus bahkan berpeluang menyalip Milan jika mampu meraih kemenangan.

1 dari 5 halaman

Juventus Temukan Keseimbangan Taktik

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengamati jalannya pertandingan Serie A melawan Genoa di Turin, Italia, Senin (6/4/2026) malam WIB. (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengamati jalannya pertandingan Serie A melawan Genoa di Turin, Italia, Senin (6/4/2026) malam WIB. (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Capello menilai Juventus kini jauh lebih solid dibanding beberapa bulan lalu. Tim asuhan Luciano Spalletti berhasil memperbaiki keseimbangan permainan mereka.

Dalam tiga pertandingan terakhir, Juventus tidak kebobolan satu gol pun. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa lini pertahanan mereka mulai stabil.

Selain itu, Spalletti dinilai memiliki lebih sedikit masalah dalam mengelola tim dibanding Massimiliano Allegri. Faktor ini membuat Juventus terlihat lebih konsisten dalam pendekatan permainan.

2 dari 5 halaman

AC Milan Mulai Kehilangan Momentum

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri menyaksikan pertandingan pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Udinese di Milan, Italia, Sabtu, 11 April 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri menyaksikan pertandingan pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Udinese di Milan, Italia, Sabtu, 11 April 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Di sisi lain, AC Milan justru menunjukkan tren yang melambat. Keunggulan poin yang sempat nyaman kini terasa tidak lagi aman.

Capello menilai Milan kehilangan tujuh poin yang sebelumnya bisa dipertahankan. Hal ini membuat tekanan semakin besar menjelang akhir musim.

Ketergantungan pada pemain senior seperti Luka Modric juga menjadi perhatian. Pada usia yang tidak lagi muda, konsistensi performa menjadi tanda tanya besar.

3 dari 5 halaman

Stabilitas Skuad Jadi Pembeda

Kenan Yildiz dalam laga Juventus vs Sassuolo di Liga Italia 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) La Presse via AP Photo/Tano Pecoraro

Kenan Yildiz dalam laga Juventus vs Sassuolo di Liga Italia 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) La Presse via AP Photo/Tano Pecoraro

Juventus dinilai unggul dalam hal perencanaan jangka panjang. Perpanjangan kontrak pemain seperti Kenan Yildiz, Weston McKennie, dan Manuel Locatelli memberikan ketenangan dalam tim.

Situasi ini membantu menciptakan lingkungan yang stabil di ruang ganti. Minim gangguan membuat fokus tim tetap terjaga.

Sebaliknya, Milan masih menghadapi sejumlah ketidakpastian terkait skuad dan strategi. Hal ini berpotensi memengaruhi performa mereka di lapangan.

4 dari 5 halaman

Peluang Scudetto dan Arah Masa Depan

Pemain AC Milan, Rafael Leao, bereaksi di akhir pertandingan Serie A melawan Udinese di San Siro, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pemain AC Milan, Rafael Leao, bereaksi di akhir pertandingan Serie A melawan Udinese di San Siro, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Capello secara tegas menilai Juventus lebih siap untuk bersaing memperebutkan gelar musim depan. Mereka memiliki lebih banyak pemain dalam performa terbaik.

Ia juga menekankan pentingnya perekrutan pemain berkualitas tinggi, bukan sekadar jumlah. Dua atau tiga pemain top dinilai cukup untuk mengangkat level tim.

Untuk AC Milan, kebutuhan akan striker tajam menjadi prioritas utama. Nama seperti Dusan Vlahovic dianggap cocok untuk mengisi kekosongan tersebut.

Pada akhirnya, laga di San Siro akan menjadi ujian nyata bagi kedua tim. Juventus datang dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Milan harus membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan.

Sumber: Sempre Milan

5 dari 5 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL