
Bola.net - Adrien Rabiot menilai AC Milan tengah berada dalam periode sulit setelah kekalahan dari Udinese. Ia menyebut tim kehilangan keseimbangan dalam permainan.
Kekalahan tersebut terjadi saat Milan takluk 0-3 di San Siro, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. Hasil ini membuat situasi tim semakin mendapat sorotan.
Rossoneri kebobolan lewat gol bunuh diri Davide Bartesaghi serta dua gol dari Jurgen Ekkelenkamp dan Arthur Atta. Performa tim dinilai jauh dari standar yang diharapkan.
Hasil buruk ini memperlihatkan adanya penurunan konsistensi yang cukup signifikan. Kondisi tersebut membuat Milan kesulitan bersaing di papan atas.
Pelatih Tetap Tenang di Tengah Tekanan Tim

Rabiot menjelaskan bahwa pelatih berusaha menjaga ketenangan di tengah situasi sulit. Ia menegaskan bahwa target tim masih sama dan harus segera dikejar.
Instruksi yang diberikan menekankan pentingnya tetap tenang dan bekerja keras. Tim juga diminta segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Verona.
“Dia tenang, dia menyuruh kami untuk tetap tenang, bahwa tujuan masih ada, bahwa kami harus mencapainya. Kami harus segera beralih dan fokus ke Verona. Tetap tenang, tenang, dan bekerja keras minggu ini. Dia sangat tenang,” ujar Adrien Rabiot kepada Sky.
Rabiot Soroti Penurunan Fisik dan Mental Milan

Gelandang asal Prancis itu menilai Milan mengalami penurunan dari sisi fisik dan mental. Ia menyebut hal itu terlihat dari kurangnya soliditas dalam permainan.
Rabiot juga menyoroti tim yang kehilangan organisasi saat bertahan. Situasi tersebut membuat Milan kesulitan mengendalikan pertandingan.
“Saya pikir ini adalah penurunan fisik, penurunan mental, dan sedikit kelelahan, itu benar. Dalam pertandingan ini, kami melihat lebih sedikit soliditas, yang kita tahu ketika kami bertahan dengan baik, kami bisa mencetak gol dan menang. Hari ini kami tidak terorganisir, kami kebobolan dua gol, dan kami kehilangan arah di lapangan,” ujar Adrien Rabiot.
“Kami harus bekerja keras, tetap tenang, karena kami berada di posisi ketiga. Kami harus fokus pada pertandingan di Verona,” ujar Adrien Rabiot.
Rabiot Akui Kehilangan Fokus dan Kecerahan Bermain

Rabiot mengakui bahwa dirinya dan rekan setim kehilangan kejernihan dalam bermain. Ia menyebut kesalahan terjadi terutama dalam menjaga organisasi pertahanan.
Ia juga menyinggung kurangnya fokus saat tim terlalu ingin menyerang. Hal itu membuat struktur permainan menjadi tidak seimbang.
“Benar, benar. Kami semua melakukan kesalahan, termasuk saya. Saya juga kurang jernih dalam beberapa hal. Terutama dalam penjagaan preventif – pelatih selalu mengingatkan sebelum pertandingan, bahkan saat jeda – kami kehilangan kejernihan karena ingin mencetak gol, maju dengan banyak pemain,” ujar Adrien Rabiot.
“Kemudian benar bahwa pada momen itu saya juga kehilangan kejernihan untuk melihat dan mengingatkan rekan-rekan agar tetap lebih fokus. Kami akan mengevaluasi ini nanti dan membicarakannya,” ujar Adrien Rabiot.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Dibantai Udinese 0-3, Rafael Leao Disoraki Fans di San Siro
Liga Italia 12 April 2026, 15:35
-
Adrien Rabiot Ungkap Masalah Milan Usai Kalah dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 14:32
-
AC Milan: Perubahan Formasi yang Justru Membuka Celah Besar di Lini Belakang
Liga Italia 12 April 2026, 07:00
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
-
Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 14:47
-
Keyakinan Youri Tielemans: MU Kandidat Juara EPL Musim 2026/2027
Liga Inggris 17 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR