Bola.net - - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan bahwa adalah sebuah hal wajar bila Juventus memiliki banyak musuh dan juga menjadi tim yang paling dibenci di Italia.
Juventus memang sukses mendominasi kompetisi domestik di Italia dalam lima musim terakhir. Hal ini mereka tunjukkan dengan raihan lima scudetto di lima musim terakhir.
Bukan hanya itu, dalam urusan bursa transfer pemain, Bianconeri juga sukses melemahkan kekuatan rival-rival mereka seperti saat mencomot Gonzalo Higuain dari Napoli dan Miralem Pjanic dari AS Roma. Sehingga hal wajar bahwa Juventus menjadi tim yang dibenci di Italia.
"Juventus berlari dalam persaingan sendiri. Kami memainkan satu pertandingan ke pertandingan selanjutnya seperti biasa, mencoba untuk meraih kemenangan yang akan membawa tiga poin dan membawa kami lebih dekat ke Scudetto," ujarnya.
"Adalah hal yang normal jika Juventus memiliki banyak musuh, nanti musuh utama kami adalah Roma. Kemudian di pertandingan berikutnya, musuh kami Bologna, lalu ada Fiorentina dan Lazio," sambungnya.
"Semua tim di Italia adalah musuh Juventus, lebih kepada siapa yang menyaingi kami untuk meraih gelar juara. Saya rasa itu adalah hal yang normal, itu hanyalah bagian dari permainan. Pada akhirnya bukanlah hal aneh bagi Juventus untuk melawan semua tim untuk membawa pulang gelar," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buffon: Balotelli Berhati Emas, Verratti Kapten Masa Depan
Piala Dunia 17 Desember 2016, 23:00
-
Juventus vs Roma, Start Untuk Mohamed Salah
Liga Italia 17 Desember 2016, 22:20
-
Nainggolan: Tak Ada Dendam Pada Pjanic
Liga Italia 17 Desember 2016, 17:00
-
Spalletti: Roma Kuat, Kami Akan Kalahkan Juventus
Liga Italia 17 Desember 2016, 16:44
-
Allegri: Pjanic Jadi Senjata Lawan Roma
Liga Italia 17 Desember 2016, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR