
Bola.net - Mantan bintang AS Roma, Radja Nainggolan, kembali melontarkan pernyataan pedas yang memancing kontroversi. Pemain berdarah Indonesia ini secara terbuka membahas kebenciannya terhadap Juventus.
Nainggolan dikenal sebagai sosok yang sangat vokal dan tanpa kompromi. Ia seringkali menolak tawaran menggiurkan untuk bergabung dengan Si Nyonya Tua.
Keputusan tersebut ia ambil karena memegang prinsip olahraga yang unik. Baginya, tantangan besar lebih menarik daripada sekadar mengejar trofi instan.
Alasan Tidak Suka Juventus
Radja Nainggolan memiliki filosofi menarik dalam memilih klub yang dibela. Ia menggunakan analogi sebuah permainan gim untuk menjelaskan karier profesionalnya.
Pemain berjuluk Ninja ini lebih suka menjadi juara dengan tim kuda hitam. Hal ini membuatnya merasa lebih tertantang saat berada di lapangan hijau.
"Saya terbiasa bermain Football Manager dan tidak pernah memilih tim terkuat," ujar Radja Nainggolan.
"Ketika klub seperti Roma memenangkan gelar, perayaannya bertahan selama dua puluh tahun," lanjut sang gelandang.
"Di Juventus Anda harus menang setiap tahun, itu perasaan yang berbeda," tegas pemain Belgia tersebut.
Kritik Wasit dan Kontroversi VAR
Nainggolan juga mengenang pengalaman pahit saat bertanding di markas Juventus. Ia merasa ada perlakuan khusus dari pengadil lapangan untuk tuan rumah.
Kekesalan tersebut terus membekas sejak ia masih berseragam Cagliari hingga Roma. Ia menilai banyak keputusan wasit yang sangat merugikan timnya saat itu.
"Saat mereka meresmikan Juventus Stadium, saya main di sana bersama Cagliari," kenang Radja Nainggolan.
"Kami imbang 1-1 karena penalti yang sebenarnya tidak ada untuk Juventus," cetus pemain nyentrik ini.
"Lalu saya di Roma, kalah 3-2 karena dua penalti di luar kotak," tambahnya dengan nada emosi.
"Sepak bola seharusnya seperti dulu saja tanpa bantuan teknologi VAR. Jika kesalahan tetap terjadi dengan VAR, lebih baik hapus saja sistem itu," pungkas mantan pemain Inter tersebut.
Klaim Lebih Hebat dari Paul Pogba
Tidak hanya menyerang klub, Nainggolan juga menyenggol kualitas gelandang top lainnya. Ia merasa level permainannya dulu sangat sulit untuk ditandingi lawan.
Ia membandingkan dirinya dengan Paul Pogba yang pernah menjadi ikon Juventus. Baginya, konsistensi adalah kunci utama untuk disebut sebagai pemain terbaik.
"Di era saya di Serie A, hanya Vidal dan De Rossi yang sekuat saya," klaim Radja Nainggolan.
"Pogba? Saya jauh lebih baik daripada dia dalam banyak hal," tutur sang pemain.
"Dia hanya memiliki tiga tahun yang bagus dalam seluruh kariernya," sindir Nainggolan secara telak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Gelandang Juventus Ini Masuk Daftar Belanja Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR