
Bola.net - Gianluigi Buffon kembali memberikan sudut pandangnya terkait hiruk-pikuk Serie A musim ini. Ia menilai pergantian pelatih Juventus menjadi salah satu keputusan penting setelah klub memecat Igor Tudor.
Dalam wawancara dengan Radio Rai, tokoh legendaris Italia itu menyebut Luciano Spalletti sebagai sosok yang paling tepat tersedia di pasar pelatih.
Di saat bersamaan, Buffon juga menyinggung posisi Milan yang memimpin klasemen setelah pekan ke-13. Klub tersebut menjalani musim tanpa agenda Eropa, sesuatu yang dinilai bisa berdampak pada performa mereka di liga.
Baginya, kondisi itu membuka peluang yang harus dimaksimalkan pihak lain, termasuk Juventus asuhan Massimiliano Allegri.
Spalletti Dinilai Pilihan Terbaik untuk Juventus

Buffon dengan tegas menyebut bahwa keputusan Juventus menunjuk Spalletti adalah langkah paling logis.
Menurutnya, sang pelatih memiliki reputasi kuat dan profesionalisme tinggi. Ia juga menilai situasi yang dihadapi Spalletti belum sepenuhnya ideal, terutama terkait pasar transfer.
“Tanpa diragukan, dia pelatih terbaik yang tersedia di pasar, dan profesional terbaik yang bisa diandalkan Juventus saat ini,” ujar Buffon tentang Spalletti.
Buffon menambahkan bahwa kendala utama Spalletti adalah minimnya kesempatan untuk membangun tim sesuai keinginannya. Ia menilai tuntutan sang pelatih akan tetap menghasilkan sesuatu meski kondisi transfer tidak sepenuhnya mendukung.
“Satu kekhawatiran adalah Luciano belum punya kesempatan untuk membangun proyeknya sendiri, karena dia tidak dapat menyampaikan pendapatnya di bursa transfer. Sosok yang menuntut seperti dia bisa melakukan yang terbaik terlepas dari situasi transfer.”
Keuntungan Milan dan Dorongan untuk Allegri

Buffon turut membahas situasi Milan yang berada di puncak klasemen tanpa keterlibatan di kompetisi Eropa. Ia mengaitkan kondisi tersebut dengan pengalaman Napoli pada musim ketika mereka meraih Scudetto, di mana fokus penuh di liga menjadi faktor pendukung.
“Saya selalu berpikir bahwa bagus untuk tetap bersaing di semua ajang, berada dalam gelombang setiap kompetisi," sambung Buffon.
"Pada titik tertentu, memang sulit mendapatkan yang terbaik di setiap laga, tapi dengan mentalitas yang tepat, lebih baik berada di semua kompetisi.”
Menurut Buffon, absennya Milan dari Liga Champions bukan pilihan mereka, begitu pula yang dialami Allegri. Namun, ia menilai kondisi itu bisa membuka peluang tersendiri bagi Milan jika dikelola dengan tepat.
“Allegri dan Milan tidak memilih untuk tidak bermain di Liga Champions, tapi ternyata mereka bisa memanfaatkannya," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Luciano Spalletti Sukses Temukan Peran Baru Teun Koopmeiners di Juventus: Dari Gelandang Serang jadi Bek Tengah
- 5 Pelajaran Penting dari Kemenangan AC Milan atas Lazio: Leao Menyelamatkan, Nkunku Mengecewakan
- AC Milan: Allegri Dapat Kartu Merah, Masih Ada sang Asisten dengan Rekor Gemilangnya
- Fabio Capello Ungkap Sosok Kunci di Balik Dua Kemenangan Juventus: Siapa yang Diam-Diam Jadi Penggendong Bianconeri?
- Capello Terpukau Dengan Dua Bintang Milan: Maignan Kokoh, Leao Menentukan Kemenangan atas Lazio
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jelang Lawan Kroasia, Skuad Inggris Sempat Dihantui Ancaman Tornado
Piala Dunia 14 Juni 2026, 23:32
-
Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 14 Juni 2026, 23:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
Otomotif 14 Juni 2026, 21:48
-
Piala Dunia 2026: Usai Sikat Haiti, Skotlandia Masih Harus Tetap Berbenah
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:45
-
Skotlandia Patahkan Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:31
-
Link Live Streaming Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:30
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

























KOMENTAR