Bola.net - Gianluigi Buffon mengisyaratkan bahwa Scudetto musim ini sudah berada dalam genggaman Juventus dan memuji Massimiliano Allegri yang berani mengambil alih kursi Antonio Conte.
Juve bisa dikatakan duduk nyaman di puncak klasemen Serie A musim ini. Mereka sudah mengoleksi 64 poin. Sementara itu, rival terberatnya, AS Roma, ada di posisi kedua dengan poin 50. Keduanya terpisah 14 angka. Buffon pun mengsiyaratkan bahwa Scudetto musim ini telah berada dalam genggaman timnya.
"Apakah kami sudah memenangkan Scudetto? Keunggulan 14 poin itu sungguh lebar. Hanya beberapa pihak saja yang mengira kami akan bisa melakukan ini. Mengulangi kesuksesan ini untuk yang keempat kalinya secara beruntun," seru Buffon pada Sky.
Kiper gaek berusia 37 tahun itu pun tak luput memberikan pujian pada Allegri. Dikatakannya, eks pelatih AC Milan itu memiliki keberanian untuk meneruskan kinerja pelatih sebelumnya yang terbilang sangat sukses, yakni Conte.
"Saya bangga pada diri saya sendiri, pada para pemain di tim ini dan juga bagi para fans, namun juga bagi Allegri. Hanya pria berani saja yang mau menangani Juve yang sebelumnya memenangkan tiga Scudetto secara beruntun. Sebab, mungkin tak ada orang lain, termasuk kami sendiri, yang menyangka kami bakal bisa meraih Scudetto lagi," tandasnya. [initial]
(sky/dim)
Juve bisa dikatakan duduk nyaman di puncak klasemen Serie A musim ini. Mereka sudah mengoleksi 64 poin. Sementara itu, rival terberatnya, AS Roma, ada di posisi kedua dengan poin 50. Keduanya terpisah 14 angka. Buffon pun mengsiyaratkan bahwa Scudetto musim ini telah berada dalam genggaman timnya.
"Apakah kami sudah memenangkan Scudetto? Keunggulan 14 poin itu sungguh lebar. Hanya beberapa pihak saja yang mengira kami akan bisa melakukan ini. Mengulangi kesuksesan ini untuk yang keempat kalinya secara beruntun," seru Buffon pada Sky.
Kiper gaek berusia 37 tahun itu pun tak luput memberikan pujian pada Allegri. Dikatakannya, eks pelatih AC Milan itu memiliki keberanian untuk meneruskan kinerja pelatih sebelumnya yang terbilang sangat sukses, yakni Conte.
"Saya bangga pada diri saya sendiri, pada para pemain di tim ini dan juga bagi para fans, namun juga bagi Allegri. Hanya pria berani saja yang mau menangani Juve yang sebelumnya memenangkan tiga Scudetto secara beruntun. Sebab, mungkin tak ada orang lain, termasuk kami sendiri, yang menyangka kami bakal bisa meraih Scudetto lagi," tandasnya. [initial]
Baca Juga:
- Buffon dan Parma 1997 di Markas Dortmund
- Juve Makin Gencar Dikaitkan Falcao
- Dijamu Dortmund, Juventus Bawa Misi Mencetak Gol
- Klopp: Juventus Kuat, Tapi Tidak Tak Terkalahkan
- Vidal Ogah Hengkang Dari Juventus
- Isla: Sanchez Pemain Yang Tak Kenal Lelah
- 'Dortmund Akan Kalahkan Juventus 3-1'
- Kohler: Buffon Adalah Kelemahan Juventus
- Juventus Mengaku Tertarik Dapatkan Dybala
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Dortmund, Buffon Kagumi Atmosfer Westfalenstadion
Liga Champions 18 Maret 2015, 19:58
-
Buffon: Juve Harus Tampil Seperti di Leg Pertama
Liga Champions 18 Maret 2015, 19:28
-
Buffon Yakin Juve Sudah Jadi Juara Serie A Musim Ini
Liga Italia 18 Maret 2015, 18:45
-
Buffon dan Parma 1997 di Markas Dortmund
Liga Champions 18 Maret 2015, 12:22
-
Juve Makin Gencar Dikaitkan Falcao
Liga Inggris 18 Maret 2015, 12:13
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR