
Bola.net - Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengakui timnya sempat berada di ambang kehilangan kendali saat menghadapi Genoa, Minggu (17/5/2026) petang. Ia menyebut Rossoneri hampir menyia-nyiakan seluruh kerja keras yang dibangun sepanjang musim.
Namun, Milan berhasil mengamankan kemenangan penting di Stadion Marassi. Hasil ini menjaga peluang mereka untuk lolos ke kompetisi elite Eropa Liga Champions tetap terbuka.
Sejak awal laga, tekanan sudah terasa di kubu tamu. Situasi sempat memburuk karena hasil pertandingan lain membuat Milan keluar sementara dari zona empat besar saat jeda babak pertama.
Kondisi itu justru memicu respons cepat dari tim. Milan tampil lebih agresif setelah turun minum untuk mencari gol yang bisa mengubah arah pertandingan.
Gol Penentu dan Tekanan yang Mereda

Momentum kebangkitan Milan dimulai lewat eksekusi penalti tenang Christopher Nkunku yang membuka keunggulan. Tidak lama kemudian, Zachary Athekame menggandakan skor lewat tembakan akurat dari luar kotak penalti.
Genoa sempat memperkecil kedudukan melalui gol Johan Vasquez. Meski begitu, Milan tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhir laga.
Allegri mengaku lega setelah peluit panjang berbunyi. Ia menilai laga tersebut hampir membuat kerja keras satu musim runtuh dalam sekejap.
"Ada banyak tekanan dan kami mengambil risiko membuang semua yang telah kami bangun selama tahun ini," ujar Massimiliano Allegri kepada DAZN Italia.
"Kami belum mencapai apa pun, masih ada satu pertandingan lagi yang harus dimainkan di kandang melawan Cagliari, dan kami berharap dapat melakukannya saat itu," tambahnya.
Pujian untuk Skuad Rossoneri

Ketegangan Allegri terlihat jelas sepanjang pertandingan. Ia terus bergerak di area teknis dan tetap mengenakan jasnya hingga injury time yang berlangsung cukup panjang.
Kemenangan ini juga mengakhiri periode kurang stabil Milan dalam beberapa laga terakhir. Situasi semakin menantang karena tim kehilangan Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, dan Pervis Estupinan akibat akumulasi kartu.
"Jas itu tetap dipakai, karena saya terlalu hanyut dalam permainan," jelas sang pelatih mengenai reaksinya di pinggir lapangan.
"Kami melakukannya dengan baik di masa perpanjangan waktu untuk tidak membiarkan Genoa mendekati kami, dan kami memiliki kesempatan untuk unggul 3-1 melalui Pulisic."
Pelajaran Berharga dari Luka Modric

Allegri juga menyoroti sikap Luka Modric yang tetap menunjukkan komitmen tinggi meski baru pulih dari cedera patah tulang pipi. Gelandang veteran itu sudah kembali ke bangku cadangan hanya tiga minggu setelah operasi.
Meski Modric ingin bermain, Allegri memilih opsi lain dengan memasukkan Ruben Loftus-Cheek demi memperkuat duel udara. Sikap profesional sang pemain dinilai menjadi contoh penting bagi skuad Milan.
"Ini adalah kebahagiaan sejati bisa bekerja dengan Luka Modric, melihat betapa besar cinta dan gairah yang masih dia miliki untuk olahraga ini," puji eks pelatih Juventus tersebut.
"Modric menempatkan dirinya siap membantu kami, itu adalah hal yang luar biasa dan harus menjadi pelajaran bagi semua pemain dan anak-anak yang ingin terjun ke olahraga ini," pungkasnya.
Kemenangan ini membuat AC Milan naik ke peringkat ketiga bersama AS Roma. Dengan satu laga tersisa melawan Cagliari di San Siro, nasib mereka untuk lolos ke Liga Champions kini sepenuhnya berada di tangan sendiri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Genoa vs AC Milan: Christopher Nkunku
Liga Italia 17 Mei 2026, 19:13
-
Link Nonton Live Streaming Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026
Liga Italia 17 Mei 2026, 17:01
LATEST UPDATE
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR