Bola.net - - Marco Fassone menegaskan bahwa UEFA menolak proposal AC Milan terkait Financial Fair Play sebagai keputusan politik dan dia membela penolakan Yonghong Li untuk memberikan rincian.
Sementara ada masalah di atas lapangan menyusul kekalahan 0-3 dari Hellas Verona, Rossoneri juga memiliki masalah di luar lapangan setelah pihak UEFA menolak Voluntary Agreement untuk persyaratan Financial Fair Play.
UEFA sendiri secara khusus menyebutkan kurangnya jaminan pinjaman dari Elliot Management dan status kekayaan dari pemilik klub, Yonghong Li yang membuat mereka mengambil keputusan penolakan itu.
Namun CEO AC Milan, Marco Fassone, menganggap keputusan UEFA tersebut lebih berbau politis.
"Saya pikir keputusan ini, dengan segala rasa hormat untuk mereka yang membuatnya, berbau politis," ujarnya dilansir dari Football Italia. "Ada Presiden baru UEFA yang menganggap sanksi sebagai jalan yang tepat ke depan."
"Kesepakatan sukarela adalah sebuah gagasan yang diperkenalkan sebelum dia datang dan tidak ada seorang pun sebelum kami pernah mencobanya sebelumnya," sambungnya.
Marco Fassone juga mengatakan bahwa dirinya merasa aneh apabila Rossoneri dianggap melanggar Financial Fair Play dalam tiga tahun terakhir dan layak untuk disanksi.
"Akan ada sanksi karena kami telah melanggar batasan Financial Fair Play selama tiga tahun terakhir, dan kami bahkan belanja besar untuk sampai di sana pada periode itu," tambahnya.
"Keputusan ini memang pahit. Sayang sekali versi yang ditayangkan di media adalah rencana kami ditolak, karena bukan itu masalahnya. Rencana kami ada, jelas dan terperinci," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyerang Muda Milan Bangga Disebut Mirip Belotti
Liga Italia 20 Desember 2017, 23:01
-
Milan Konfirmasikan Reuni Dengan Kaka
Liga Italia 20 Desember 2017, 20:21
-
Petagna Belum Berani Bermimpi Balik ke Milan
Liga Italia 20 Desember 2017, 19:26
-
Jika Cetak Gol di San Siro, Striker Atalanta Ini Isyaratkan Tak Bakal Selebrasi
Liga Italia 20 Desember 2017, 18:57
-
Striker Atalanta Ini Yakin Milan Bisa Bangkit
Liga Italia 20 Desember 2017, 18:01
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR