Cerita Davide Bartesaghi: Ingin Jadi Maldini di Milan dan Ungkap Sosok Paling Lucu di Skuad Rossoneri

Bola.net - Davide Bartesaghi menegaskan komitmennya untuk bertahan lama di AC Milan setelah mulai mendapat tempat reguler di tim utama musim ini. Bek kiri berusia 20 tahun itu mengaku bangga bisa mengenakan seragam Rossoneri, klub yang sudah ia dukung sejak kecil.
Musim ini menjadi langkah penting dalam perkembangan karier Bartesaghi di San Siro. Ia telah mencatatkan 30 penampilan kompetitif dengan kontribusi dua gol dan satu assist sejauh ini bersama tim asuhan Massimiliano Allegri.
Dalam podcast Off The Pitch bersama legenda Milan, Serginho, Bartesaghi berbicara tentang suasana klub saat ini. Ia mengakui atmosfer Milan berbeda dibanding era kejayaan masa lalu, tetapi kecintaannya terhadap sejarah klub tetap tidak berubah.
Pemain jebolan akademi Milan itu juga baru menandatangani kontrak hingga Juni 2030. Keputusan tersebut memperlihatkan ambisinya untuk menjadi pemain yang menghabiskan seluruh karier di satu klub.
Mimpi Menjadi One Club Man Seperti Maldini

Bartesaghi mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Milan. Ia merasa berada di klub besar dengan sejarah panjang dan ingin terus berkembang bersama tim.
"Adalah mimpi saya untuk bertahan di Milan selama mungkin, ini adalah klub yang luar biasa. Saya punya gairah untuk Milan, sejarahnya berbicara sendiri," ungkap Bartesaghi.
Ia juga mengenang keberhasilan Milan menjuarai Supercoppa Italiana musim lalu setelah mengalahkan Inter Milan 3-2. Trofi tersebut menjadi gelar senior pertama dalam kariernya sekaligus momen yang paling membekas.
"Itu benar-benar tidak terduga, tetapi kami tetap percaya bisa melakukannya. Itu adalah trofi pertama saya, salah satu momen yang tidak akan pernah saya lupakan," kenangnya mengenai laga dramatis tersebut.
Kejutan dari Rafael Leao

Bartesaghi turut menceritakan kedekatannya dengan Rafael Leao di ruang ganti Milan. Setelah mencetak brace pertamanya ke gawang Sassuolo, ia mendapat hadiah spesial dari winger asal Portugal tersebut.
"Setelah saya mencetak dua gol melawan Sassuolo, Rafael Leao memberi selamat, lalu hari berikutnya dia memberi saya foto besar berbingkai tentang perayaan gol saya," kata Bartesaghi.
Menurut Bartesaghi, hubungan antarpemain di Milan saat ini berjalan sangat hangat. Meski tim masih bersaing menjaga posisi ketiga Serie A, ia menilai atmosfer skuad tetap positif dan mendukung perkembangan pemain muda.
"Kita harus selalu hormat kepada pemain yang lebih tua, bersemangat untuk mendengar dan belajar, tetapi juga berani bersuara, tidak hanya diam," jelasnya mengenai etika di ruang ganti.
Karakter Rekan Setim dan Sosok Pelatih Favorit
Dalam wawancara itu, Bartesaghi juga mengungkap karakter beberapa rekan setimnya. Ia menyebut Mike Maignan sebagai sosok paling serius, sedangkan Alexis Saelemaekers dianggap paling lucu di ruang ganti.
"Alexis Saelemaekers adalah rekan setim yang paling lucu, Mike Maignan yang paling serius," ungkapnya dengan nada santai.
Bartesaghi pun berbicara soal pelatih yang paling berkesan sepanjang kariernya. Ia menilai Sergio Conceicao sebagai pelatih paling disiplin, sementara Massimiliano Allegri dan Stefano Pioli menjadi dua sosok favoritnya.
"Pelatih paling keras yang pernah saya miliki adalah Sergio Conceicao, favorit saya adalah Allegri dan Pioli," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paceklik Gol di AC Milan, Christian Pulisic Tegaskan tak Panik
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:49
LATEST UPDATE
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Chelsea Tetapkan Batas Waktu Transfer Enzo Fernandez, Manchester City Harus Bergerak
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:38
-
4 Talenta Akademi Real Madrid yang Bisa Masuk Rencana Jose Mourinho
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 11:16
-
Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:08
-
La Liga 2026/27: Superkomputer Prediksi Barcelona Juara, Real Madrid Runner-up
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:42
-
Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 10:38
-
Manchester United Menang atas Leeds, 3 Catatan Penting dari Laga Pramusim
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR