
Bola.net - Como kembali menegaskan diri sebagai salah satu kisah paling menarik di sepak bola Italia musim ini. Klub yang baru promosi dua musim lalu kini bersaing di papan atas Serie A dengan performa yang konsisten.
Perjalanan Como tidak terjadi secara instan dan merupakan hasil dari proses yang terstruktur sejak promosi dari Serie B. Dalam waktu singkat, mereka berubah dari tim promosi menjadi penantang serius di kompetisi elite Italia.
Pada musim 2023/2024, Como berhasil finis di posisi kedua Serie B di bawah arahan Osian Roberts. Pencapaian itu mengantar mereka kembali ke Serie A untuk pertama kalinya dalam 21 tahun.
Transformasi di Tangan Fabregas

Memasuki musim 2024/2025, Como melanjutkan perkembangan di bawah pelatih Cesc Fabregas. Mereka menutup musim di peringkat ke-10 dan memastikan tempat aman di kasta tertinggi.
Performa tersebut menjadi fondasi penting bagi lonjakan yang terjadi musim ini. Como tampil lebih matang dengan permainan yang solid dan efektif di berbagai lini.
Pada musim 2025/2026, Como menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsistensi dan daya saing. Hingga pekan ke-33, mereka berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A.
Posisi itu membuat Como unggul atas klub-klub mapan seperti AS Roma, Atalanta, dan Lazio. Mereka hanya terpaut lima poin dari Juventus di posisi keempat serta delapan poin dari AC Milan dan Napoli.
Pencapaian Como di Coppa Italia

Selain di liga, Como juga mencatatkan capaian penting di ajang Coppa Italia musim ini. Pada 10 Februari 2026, mereka memastikan tiket semifinal, menyamai pencapaian terbaik klub sejak musim 1985/1986.
Langkah Como terhenti setelah kalah agregat 2-3 dari Inter Milan. Meski gagal ke final, performa tersebut memperkuat status mereka sebagai tim yang patut diperhitungkan.
Como dan Mimpi ke Panggung Elite Eropa

Di Serie A, peluang Como untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan terbuka lebar. Jika finis di posisi kelima, mereka akan mengamankan tiket ke Liga Europa.
Namun, peluang lebih besar masih terbuka jika mampu menembus empat besar. Capaian itu akan membawa Como ke Liga Champions, sebuah prestasi luar biasa bagi klub yang baru kembali ke Serie A.
Dalam lima pertandingan tersisa, Como akan menghadapi Genoa, Napoli, Verona, Parma, dan Cremonese. Hasil dari laga-laga tersebut akan menentukan apakah mereka mampu menciptakan sejarah baru.
Jika mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan peluang, Como bisa mewujudkan kejutan besar. Panggung elite Eropa kini bukan lagi mimpi yang terlalu jauh bagi mereka.
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37























KOMENTAR