
Bola.net - Como tampil luar biasa saat menjamu Pisa dalam lanjutan Serie A. Minggu 22 Maret 2026, bermain di kandang sendiri, tim asuhan Cesc Fabregas mencatat kemenangan telak dengan skor 5-0.
Hasil tersebut bukan sekadar kemenangan besar, tetapi juga memastikan Como meraih lima kemenangan beruntun di kasta tertinggi sepak bola Italia. Ini menjadi salah satu rangkaian hasil terbaik yang pernah dicapai klub tersebut di Serie A.
Sebaliknya, Pisa kembali terpuruk dalam upaya mereka bertahan di liga. Kekalahan telak ini membuat posisi mereka di zona degradasi semakin sulit.
Como Langsung Mengambil Kendali Pertandingan
Pisa sebenarnya datang dengan sedikit kepercayaan diri setelah meraih kemenangan liga pertama mereka sejak November pada pekan sebelumnya. Namun mereka harus menghadapi tekanan besar sejak awal pertandingan.
Baru sepuluh menit laga berjalan, kesalahan fatal Stefano Moreo dalam mengirim umpan horizontal dimanfaatkan Assane Diao. Penyerang tersebut melakukan start pertamanya sejak pertengahan Desember dengan berlari ke arah pertahanan Pisa yang terbuka sebelum menuntaskan peluang ke sudut bawah gawang.
Diao terus menjadi ancaman sepanjang babak pertama. Menjelang setengah jam pertandingan, ia memimpin serangan balik dari sisi kanan sebelum memotong ke dalam dan memberikan umpan kepada Anastasios Douvikas, yang kemudian menuntaskan peluang di tiang dekat untuk mencetak gol keduanya bagi Como.
Meski unggul dua gol saat turun minum, Como juga mengalami sedikit masalah. Jesus Rodriguez harus ditarik keluar karena cedera sehingga tuan rumah tidak sepenuhnya melewati babak pertama tanpa gangguan.
Pisa Semakin Terpuruk di Babak Kedua
Pergantian pemain justru memberi dampak instan bagi Como. Martin Baturina, yang masuk menggantikan Rodriguez, mencetak gol hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai.
Gelandang asal Kroasia itu menerima bola di sisi kanan dalam, menahan tekanan Simone Canestrelli, lalu menggiring bola hingga tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang.
Pisa sempat mengira mereka bisa membalas ketika dua pemain pengganti, Filip Stojilkovic dan Henrik Meister, mencetak gol dari skema serangan rapi. Namun kedua gol tersebut dianulir karena offside dalam prosesnya.
Keputusan itu memukul mental tim tamu. Pada menit ke-75, Como kembali menambah keunggulan ketika Nico Paz menyambar umpan tarik Alberto Moreno untuk mencetak gol kandang pertamanya di liga sejak Oktober.
Dominasi Como ditutup dengan gol kelima menjelang akhir pertandingan. Umpan datar Nicolas Kuhn diselesaikan Maximo Perrone ke gawang kosong, gol!
Kemenangan ini membuat Como kini unggul tiga poin atas Juventus di posisi keempat klasemen. Sementara itu, Pisa tetap tertahan sembilan poin dari zona aman dan belum meraih kemenangan tandang sejak kembali ke Serie A musim lalu.
Susunan Pemain
COMO XI: Butez, Moreno, Kempf, Carlos, Van De Brempt, Da Cunha, Perrone, Rodriguez, Diao, Paz, Douvikas
PISA XI: Nicolas, Canestrelli, Albiol, Caracciolo, Angori, Akinsanmiro, Hojholt, Loyola, Leris, Tramoni, Moreo
Klasemen Liga Italia 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como Menggila! Hajar Pisa 5-0 dan Mantap di Empat Besar Serie A
Liga Italia 22 Maret 2026, 22:14
-
Hasil Juventus vs Sassuolo: Jay Idzes dkk Sukses Curi Poin dari Turin
Liga Italia 22 Maret 2026, 04:56
-
Hasil Everton vs Chelsea: The Blues Babak Belur di Merseyside
Liga Inggris 22 Maret 2026, 02:34
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Brasil vs Prancis: Kylian Mbappe
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:28
-
Man of the Match Italia vs Irlandia Utara: Sandro Tonali
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:22
-
Hasil Brasil vs Prancis: Mbappe Nyekor, Les Bleus Menang 2-1
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07























KOMENTAR