
Bola.net - Bek legendaris asal Brasil Dani Alves dengan terang-terangan mengatakan membela Juventus merupakan momen terburuk dalam karir sepak bolanya.
Alves hengkang dari Barcelona pada musim panas 2016 silam. Saat itu kontraknya di Camp Nou telah kedaluwarsa.
Alves mendapat banyak tawaran dari klub-klub besar Eropa kala itu. Namun pada akhirnya ia memilih untuk gabung dengan Juventus.
Saat itu Juve mengontraknya dengan durasi dua tahun. Ada opsi perpanjangan untuk tahun ketiga.
Juventus Jadi Momen Terburuk Dalam Karir Alves
Dani Alves pun menyesali keputusannya untuk pindah ke Juventus. Ia mengatakan bermain di klub Turin itu ternyata tak sesuai ekspektasinya.
“Tahun yang saya habiskan di Juventus adalah yang terburuk dalam karir saya karena. Saya ingin seperti itu di Barcelona dan ternyata tidak," ucapnya penuh sesal pada RAC1.
"Saya harus menemukan kembali diri saya dan bermain dengan ulet," seru Alves.
Menyesal Tinggalkan Barcelona

Dani Alves sebelumnya membela Barcelona selama sekitar delapan tahun. Di sana pria yang sekarang berusia 37 tahun itu meraih banyak kesuksesan.
Barca jelas meninggalkan kenangan yang mendalam pada Alves. Maka dari itu ia pun begitu sedih kala harus berpisah dengan klub Catalan tersebut.
"Semua pemain yang meninggalkan Barcelona menyesalinya, seratus persen. Tapi apakah Anda menerimanya atau Anda menjadi pahit sepanjang hidup Anda," tegas Alves
Dani Alves mencatatkan 391 penampilan bersama Barcelona di semua ajang kompetisi. Sementara di Juventus, ia hanya bertahan semusim saja dan mencatatkan 33 penampilan.
(RAC1)
Baca Juga:
- Saran Sederhana Alves Untuk Sergino Dest: Pokoknya Kasih Saja Bolanya ke Messi
- Dani Alves Sempat Ingin Pulang, tapi Barcelona Bersikap Pengecut
- Gabung Barcelona, Sergino Dest Siap Belajar dari Dani Alves dan Sergi Roberto
- Barcelona Kian Tertekan, Neymar dan Dani Alves Ikut-ikutan Menyerang
- Lionel Messi jadi Hebat di Barcelona Berkat Bantuan 5 Pemain Ini
- Kata-kata Keren nan Inspiratif Dani Alves, Pemain Bergelimang Trofi dari Brasil
- Dani Alves: Wajar Jika Lionel Messi Mengamuk di Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kagetnya Legenda Juventus Lihat Alvaro Morata yang Kian Moncer
Liga Spanyol 6 November 2020, 20:40
-
Dani Alves Buka-bukaan Soal Juventus: Itu Momen Terburuk Dalam Karir Saya
Liga Italia 6 November 2020, 20:25
-
Data dan Fakta Serie A: Lazio vs Juventus
Liga Italia 6 November 2020, 16:09
-
Prediksi Lazio vs Juventus 8 November 2020
Liga Italia 6 November 2020, 16:08
-
5 Pemain Juventus yang Dibeli dari Lazio, Nedved Menang Ballon d'Or
Editorial 6 November 2020, 15:47
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR