Bola.net - Bos Prancis, Didier Deschamps, menantang Paul Pogba untuk menjadi sosok kunci di tim nasional, dengan meningkatkan konsistensi permainannya.
Gelandang Juventus mencatat start yang sulit di klubnya sejauh ini, di mana mereka hanya duduk di peringkat 12 klasemen usai hanya menang dua kali dari tujuh pertandingan awal Serie A.
Kepergian Andrea Pirlo dan Arturo Vidal membuat Pogba menanggung beban ekstra di tim yang bermarkas di Turin tersebut.
"Amat penting untuk mengatakan bahwa Pogba kini telah berada di level yang amat hebat. Pertanyaannya kini hanya tentang konsistensi dan efisiensi. Ia punya teknik yang bisa membuat semua fans antusias. Saya tak ada masalah dengan itu, namun ia juga harus konsisten," jelas Deschamps pada reporter.
"Itu memang tidak selalu terjadi. Saya tidak ingin ia menghentikan apa yang biasa ia lakukan. Ia banyak memberi kontribusi. Jika ia bisa meningkatkan permainannya, ia akan lebih efisien." [initial]
(gl/rer)
Gelandang Juventus mencatat start yang sulit di klubnya sejauh ini, di mana mereka hanya duduk di peringkat 12 klasemen usai hanya menang dua kali dari tujuh pertandingan awal Serie A.
Kepergian Andrea Pirlo dan Arturo Vidal membuat Pogba menanggung beban ekstra di tim yang bermarkas di Turin tersebut.
"Amat penting untuk mengatakan bahwa Pogba kini telah berada di level yang amat hebat. Pertanyaannya kini hanya tentang konsistensi dan efisiensi. Ia punya teknik yang bisa membuat semua fans antusias. Saya tak ada masalah dengan itu, namun ia juga harus konsisten," jelas Deschamps pada reporter.
"Itu memang tidak selalu terjadi. Saya tidak ingin ia menghentikan apa yang biasa ia lakukan. Ia banyak memberi kontribusi. Jika ia bisa meningkatkan permainannya, ia akan lebih efisien." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pavel Nedved: Pogba Jangan Banyak Gaya
Liga Italia 6 Oktober 2015, 22:26
-
Berniat Hengkang, Debuchy Banjir Peminat
Liga Inggris 6 Oktober 2015, 18:06
-
Roma 50 Tembakan Tepat Sasaran
Liga Italia 6 Oktober 2015, 12:25
-
Inter vs Juventus, Ini Kata Zanetti
Liga Italia 6 Oktober 2015, 09:01
-
Zanetti: Tiga Besar? Scudetto!
Liga Italia 6 Oktober 2015, 08:39
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR