Bola.net - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, mengaku kecewa dan sakit hati karena diprotes oleh sejumlah tifosi Rossoneri jelang laga kontra Parma di stadion San Siro, Minggu (16/03).
Protes yang dilakukan oleh sekelompok tifosi tersebut dilaksanakan di sekitar stadion San Siro. Para tifosi tersebut menyuarakan kemarahan dan rasa frustasi mereka atas jeleknya performa Milan musim ini.
Galliani pun mengatakan bahwa ia memang merasa sakit hati atas protes tersebut. Namun, ia tetap mengingatkan para suporter tersebut akan kesuksesan yang diraih Milan sebelumnya.
"Tentu saja protes itu menyakitkan, terutama ketika mereka seharusnya mengingat perjalanan yang harus dilakoni skuat ini. Saya berkaca pada statistik dan lebih daru satu dekade ini, hanya kamilah yang sering tampil secara reguler di level Eropa," serunya pada Sky Sport Italia.
"Kami berharap tak absen di Eropa musim depan. Namun, jika hal itu terjadi, maka itu bukan akhir dari segalanya. Saya kecewa dan tentunya tak menyenangkan melihat para fans melawan tim dan sebagian dari klub ini. Namun, saya tetap tersenyum," tegasnya.
Milan saat ini terpuruk di posisi ke-11 Serie A dengan koleksi 35 poin setelah mereka ditumbangkan Parma 2-4. Mereka butuh 10 poin agar bisa masuk ke Europa League musim depan dan butuh 20 poin agar bisa masuk ke Liga Champions. [initial]
(fft/dim)
Protes yang dilakukan oleh sekelompok tifosi tersebut dilaksanakan di sekitar stadion San Siro. Para tifosi tersebut menyuarakan kemarahan dan rasa frustasi mereka atas jeleknya performa Milan musim ini.
Galliani pun mengatakan bahwa ia memang merasa sakit hati atas protes tersebut. Namun, ia tetap mengingatkan para suporter tersebut akan kesuksesan yang diraih Milan sebelumnya.
"Tentu saja protes itu menyakitkan, terutama ketika mereka seharusnya mengingat perjalanan yang harus dilakoni skuat ini. Saya berkaca pada statistik dan lebih daru satu dekade ini, hanya kamilah yang sering tampil secara reguler di level Eropa," serunya pada Sky Sport Italia.
"Kami berharap tak absen di Eropa musim depan. Namun, jika hal itu terjadi, maka itu bukan akhir dari segalanya. Saya kecewa dan tentunya tak menyenangkan melihat para fans melawan tim dan sebagian dari klub ini. Namun, saya tetap tersenyum," tegasnya.
Milan saat ini terpuruk di posisi ke-11 Serie A dengan koleksi 35 poin setelah mereka ditumbangkan Parma 2-4. Mereka butuh 10 poin agar bisa masuk ke Europa League musim depan dan butuh 20 poin agar bisa masuk ke Liga Champions. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diprotes Tifosi Milan, Galliani Sakit Hati
Liga Italia 16 Maret 2014, 23:50
-
Review: Dihajar Parma, Milan Makin Merana
Liga Italia 16 Maret 2014, 23:25
-
Seedorf: Milan Masih Percaya Kepada Saya
Liga Italia 16 Maret 2014, 17:59
-
Cantona: Balotelli Adalah Seorang Teladan
Liga Italia 16 Maret 2014, 00:41
-
Altafini: Melatih Milan, Seedorf Lakukan Kesalahan Besar
Liga Italia 15 Maret 2014, 23:27
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR