
Bola.net - Federico Dimarco menutup musim 2025/2026 dengan cara yang nyaris sempurna. Bek sayap Inter Milan itu menjadi salah satu sosok kunci di balik keberhasilan Nerazzurri merebut Scudetto dan Coppa Italia.
Performa impresif Dimarco sepanjang musim membuat namanya semakin sulit tergantikan di skuad asuhan Cristian Chivu. Kontribusinya dalam menyerang maupun bertahan menjadi faktor penting dalam dominasi Inter di kompetisi domestik.
Tak hanya membantu tim meraih dua trofi, Dimarco juga mendapatkan penghargaan individu paling bergengsi di Liga Italia. Pemain kelahiran Milan tersebut dinobatkan sebagai MVP Serie A 2025/2026 setelah mencatatkan tujuh gol dan 18 assist sepanjang musim.
Penghargaan itu terasa semakin spesial karena datang hanya setahun setelah dirinya menjadi sasaran kritik tajam. Kini, Dimarco berhasil mengubah keraguan menjadi pengakuan dan membuktikan kualitasnya di level tertinggi.
Musim Terbaik dalam Karier Dimarco

Kesuksesan yang diraih Inter musim ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi Dimarco. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bisa menikmati pencapaian sebesar itu setelah kekecewaan yang dialami pada musim sebelumnya.
Musim 2024/2025 menjadi periode yang sulit bagi sang pemain. Inter gagal meraih trofi dan harus menelan kekalahan telak 0-5 dari PSG di final Liga Champions.
Namun, Dimarco bangkit dengan luar biasa pada musim berikutnya. Penampilannya yang konsisten sepanjang kompetisi membuatnya menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam perjalanan Inter meraih dua gelar domestik.
"Itu adalah musim terbaik dalam karier saya. Kami memulai dari situasi yang sulit, dan memenangkan dua trofi seperti Scudetto dan Coppa Italia, ditambah dengan penghargaan MVP, adalah sesuatu yang luar biasa yang jujur saja tidak saya pikir bisa saya raih di awal musim," jelas Dimarco pada Sky Sport.
Balasan Telak untuk Para Pengkritik

Keberhasilan musim ini juga menjadi jawaban Dimarco terhadap berbagai kritik yang diterimanya setahun lalu. Saat itu, banyak pihak meragukan kemampuannya untuk tetap bersaing di level tertinggi.
Sejumlah komentar bahkan menyebut kariernya sudah mendekati akhir. Ada pula yang mempertanyakan kondisi fisiknya dan kemampuannya dalam menjalankan tugas bertahan.
Alih-alih terpuruk, Dimarco menjadikan kritik tersebut sebagai motivasi tambahan. Ia membuktikannya melalui performa konsisten yang berujung pada gelar juara dan penghargaan pemain terbaik liga.
"Saya mendedikasikan ini untuk keluarga saya, tetapi tidak hanya itu, tetapi juga untuk orang-orang yang di akhir tahun lalu mengatakan saya sudah habis. Mereka mengatakan saya perlu dijual, bahwa saya hanya bertahan 35 menit, bahwa saya tidak tahu cara bertahan. Hal-hal yang menyakitkan ketika Anda membacanya sekarang. Tetapi yang dapat saya katakan adalah bahwa ketika saya melangkah ke lapangan dengan jersey ini, saya selalu memberikan lebih dari 100 persen," tegasnya.
Kebanggaan Jadi Pemain Italia Pertama Peraih MVP

Selain membawa Inter berjaya, penghargaan MVP Serie A memiliki arti khusus bagi Dimarco. Ia menjadi pemain Italia pertama yang berhasil memenangkan penghargaan tersebut dalam format yang berlaku saat ini.
Pencapaian itu dinilai penting bagi sepak bola Italia. Di tengah dominasi pemain asing dalam beberapa musim terakhir, Dimarco berhasil menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi publik negeri tersebut.
Status sebagai pemain asli Italia yang membela klub masa kecilnya membuat penghargaan itu terasa semakin emosional. Tidak heran jika Dimarco mengaku sulit menggambarkan perasaannya dengan kata-kata.
"Menjadi orang Italia pertama yang memenangkan penghargaan MVP membuat saya bangga, karena Anda bermain untuk negara Anda, dengan tim favorit Anda. Saya bahkan kesulitan untuk menggambarkannya. Itu adalah penghargaan yang tidak saya duga, benar-benar buah dari semua kerja keras yang telah saya lakukan selama bertahun-tahun," ujar Dimarco.
Klasemen Liga Italia
(Sky Sport)
Baca Juga:
- Inter Milan dan Liverpool Sedikit Lagi Sepakati Transfer Curtis Jones
- Curtis Jones Mulai Gerah di Liverpool, Inter Milan Langsung Tancap Gas Gelar Negosiasi Dengan The Reds
- Komentar Marotta Bikin Barcelona dan Real Madrid Patah Hati: Bastoni Bertahan di Inter!
- Marotta: Cristiano Ronaldo Bukan Penyebab Saya Tinggalkan Juventus dan Gabung Inter Milan
- Davide Frattesi Masuk Radar Juventus, Inter Milan Siap Buka Negosiasi
- Lautaro Martinez Diyakini Bakal Ukir Sejarah Besar Bersama Inter Milan
- Best XI Serie A 2025/2026 Versi WhoScored: Inter Dominan, Juventus Tak Mau Ketinggalan
- Jose Mourinho Pilih Dua Bek Terbaik Sepanjang Kariernya, Bukan Sergio Ramos atau Varane!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
Liga Italia 30 Mei 2026, 22:27
-
Mantan Pelatih MU Jadi Kandidat Pelatih Baru AC Milan
Liga Italia 29 Mei 2026, 18:26
-
Dari Conte ke Allegri, Napoli Mengulang Jejak Sejarah Juventus
Liga Italia 29 Mei 2026, 07:46
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
























KOMENTAR