Bola.net - - Mantan bek AC Milan Serginho mengaku cukup sedih melihat kompetisi Serie A sekarang jadi tidak kompetitif karena Juventus jadi terlalu dominan dalam perburuan meraih Scudetto.
Juve saat ini menjadi rajanya sepakbola Italia. Sejak tahun 2011 silam, mereka selalu berhasil menjadi juara kompetisi Serie A.
Tak ada tim lain yang mampu menghalangi laju Gianluigi Buffon. AS Roma dan Napoli dalam beberapa tahun ini mencoba untuk menyaingi Bianconeri akan tetapi usaha mereka selalu berakhir dengan kegagalan.
Hal ini membuat Serginho merasa gerah. Ia mengaku memang tak bermasalah dengan Juventus. Akan tetapi ia sedih melihat Serie sekarang jadi tak kompetitif karena Bianconeri terlalu dominan.
Menurutnya, kompetisi Serie A dahulu jauh lebih asyik. Pasalnya ada lebih dari satu tim yang bersaing untuk jadi juara.
"Juventus adalah yang terbaik di Italia dan ini sangat disayangkan," bukanya pada Omnisport.
"Ini hampir tujuh tahun berturut-turut. Saya tidak ada masalah dengan Juventus, tapi saya ingat Serie A sebagai liga yang sangat kompetitif dan untuk melihat kemenangan klub yang sama selama tujuh tahun [berturut-turut] jadi juara itu tentu tidak terlalu bagus," serunya.
"Saya ikut sedih untuk sepakbola Italia dan mari berharap lebih banyak keseimbangan akan segera kembali," seru Serginho.
Serginho membela Milan dari tahun 1999 hingga tahun 2008. Bersama Rossoneri pria asal Brasil ini berhasil mengoleksi tujuh gelar juara, salah satunya trofi Scudetto musim 2003-04 dan dua gelar Liga Champions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juve Inginkan Martial dan Morata Sekaligus
Liga Italia 18 April 2018, 22:08
-
Eks Milan Ini Sedih Lihat Juve Terus Menang di Serie A
Liga Italia 18 April 2018, 21:52
-
Kecaman Sadis Galliani Untuk Wasit Madrid vs Juve
Liga Champions 18 April 2018, 19:46
-
Juve Dan Napoli Tertarik Dengan Vrsaljko
Liga Italia 18 April 2018, 16:12
-
Lippi: Tak Ada Yang Bisa Membuat Karir Buffon Ternoda
Liga Champions 18 April 2018, 14:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR