
Seperti diketahui, Juventus melakukan start yang sangat buruk pada musim lalu yang membuat mereka sempat terpuruk di papan bawah. Bahkan, usai kalah dari Sassuolo di awal musim lalu, Evra dan Buffon disebut 'marah' besar kepada skuat Bianconeri.
Dan pidato dari Evra dan Buffon itu disebut-sebut sebagai pemicu kebangkitan Juventus usai lawan Sassuolo dan mencatat hasil tak terkalahkan sampai mereka sukses meraih scudetto kelima beruntun.
"Saya berharap saya tak harus membuat pidato lagi seperti yang saya lakukan setelah lawan Sassuolo musim lalu, karena itu berarti kami jatuh kembali ke kesalahan yang sama," ujarnya.
"Saya tak berpikir itu akan terjadi lagi, karena ini adalah ruang ganti juara dan orang-orang tahu apa arti dari mengenakan jersey Juventus," sambungnya.
"Kami memiliki para pemain yang bagus, tapi di atas semua itu berarti karakter besar, yang menyadari apa yang harus diwakili dengan memakai jersey ini dan sinyal di awal musim ini adalah positif," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reina: Juve Favorit, Tapi Napoli Akan Bertempur Seperti Singa
Liga Italia 9 September 2016, 16:00
-
Evra: Juventus Bisa Menangi Liga Champions
Liga Champions 9 September 2016, 15:45
-
Evra: Di Juventus, Kami Semua Adalah Keluarga
Liga Italia 9 September 2016, 15:18
-
Ayah: Zaza Hampir Gabung Napoli
Liga Inggris 9 September 2016, 14:47
-
Evra Berharap Tak Ada Lagi 'Pidato' di Ruang Ganti Juventus
Liga Italia 9 September 2016, 14:46
LATEST UPDATE
-
Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 19:10
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR