
Bola.net - Federico Dimarco sedang berada di puncak performa bersama Inter Milan pada musim 2025/2026. Perannya bukan sekadar bek sayap, melainkan motor serangan yang menentukan.
Gaya bermain Dimarco mencuri perhatian karena agresivitasnya yang ekstrem. Ia menyerang dengan intensitas tinggi, seolah mengaburkan batas antara bek dan winger.
Produktivitasnya menjadi bukti nyata. Dari 22 laga Serie A, Dimarco mencatat lima gol dan 13 assist, angka yang sangat jarang dicapai pemain bertahan.
Performa tersebut memunculkan satu perbandingan klasik. Banyak pihak melihat Dimarco bermain layaknya Roberto Carlos, mantan bek kiri Inter Milan sekaligus legenda Timnas Brasil.
Dimarco, Bek Sayap yang Menyerang Tanpa Ragu

Catatan statistik Dimarco musim ini berada di level elite. Lima gol dan 13 assist menunjukkan kontribusinya yang konsisten dalam fase menyerang.
Salah satu momen paling menonjol datang saat menghadapi Sassuolo. Dalam laga tersebut, Dimarco mencatat hattrick assist dan menjadi pusat kreativitas Inter.
Data WhoScored memperkuat kesan tersebut. Pemain berusia 28 tahun itu unggul dalam crossing, umpan kunci, serta eksekusi bola mati.
Dimarco juga memiliki kaki kiri yang sangat kuat. Kombinasi teknik, visi, dan keberanian mengambil risiko membuatnya menjadi senjata utama Inter dari sisi kiri.
Jejak Roberto Carlos yang Diikuti Dimarco

Perbandingan dengan Roberto Carlos bukan tanpa dasar. Legenda Brasil itu pernah membela Inter Milan pada musim 1995/1996 dengan catatan lima gol dan tiga assist di Serie A.
Puncak produktivitas Roberto Carlos justru terjadi bersama Real Madrid. Ia mencetak lima gol dan 12 assist di La Liga 1996/1997, lalu menambah lima gol dan 11 assist pada musim 2002/2003.
Roberto Carlos dikenal sebagai bek kiri dengan naluri menyerang luar biasa. Tendangan kaki kiri dan eksekusi bola matinya menjadi ikon sepak bola dunia.
Dimarco Tetap Berpijak di Tanah

Dimarco menunjukkan mentalitas elit. Meski dalam performa bagus, Dimarco tidak ingin tinggi hati. Dimarco sadar bahwa performa seorang pemain bisa naik dan turun. Bagi Dimarco, yang terpenting adalah tim.
“Saya tidak merasa seperti apa pun. Ketika Anda bermain bagus, Anda disebut fenomena. Jika tidak, Anda dianggap buruk. Begitulah sepak bola,” ujar Dimarco kepada DAZN usai laga melawan Sassuolo.
"Saya pernah melalui momen penting sebelumnya, dan ini mungkin yang paling menentukan dari sisi angka. Namun yang terpenting adalah tim dan berada di puncak klasemen hingga bulan Mei,” katanya kepada Sky.
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Prediksi Roma vs Cagliari 10 Februari 2026
- Sassuolo vs Inter: Rating Pemain dari Banjir Gol di Markas Jay Idzes dan Kolega
- Juventus vs Lazio: Rating Pemain dari Laga Dramatis di Allianz Stadium
- Juventus vs Lazio: Antara Penyesalan dan Kebanggaan Maurizio Sarri
- Juventus Nyaris Dipermalukan Lazio, Spalletti Justru Minta Pemain Nikmati Neraka Tekanan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masa Depan Modric di AC Milan Bergantung 3 Faktor
Liga Italia 9 Februari 2026, 23:36
-
Live Streaming Roma vs Cagliari - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 9 Februari 2026, 19:45
-
Prediksi Roma vs Cagliari 10 Februari 2026
Liga Italia 9 Februari 2026, 15:34
-
Sassuolo vs Inter: Rating Pemain dari Banjir Gol di Markas Jay Idzes dan Kolega
Liga Italia 9 Februari 2026, 12:36
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR