
Bola.net - Kekalahan AC Milan dari sang rival, Inter Milan, di laga leg kedua semifinal Coppa Italia hari Rabu (20/4/2022) diselimuti kontroversi. Sebab gol Rossoneri yang dicetak Ismail Bennacer dianulir oleh wasit.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-66, saat Milan sedang tertinggal dua gol dari Inter. Bennacer memanfaatkan bola liar untuk menjebol gawang Samir Handanovic dan mengubah skor jadi 1-2.
Namun selebrasi pemain Milan dirusak oleh VAR. Mereka meminta wasit yang memimpin pertandingan untuk meninjau kembali proses terciptanya gol, di mana ada indikasi offside karena posisi bek Milan, Pierre Kalulu.
Tayangan ulang membuat wasit jadi yakin untuk tidak memberikan gol kepada Milan. Duel berlanjut dan Inter menambah gol lewat Robin Gosens di menit ke-82, menyusul Lautaro Martinez yang mencetak dua gol sebelumnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Takkan Sanggup Dihalau Handanovic
Milan tidak bisa menerima keputusan wasit pada momen itu. Mereka percaya bahwa gol seharusnya tetap disahkan karena Kalulu tidak menghalangi pandangan Handanovic.
Bahkan pemain Inter lebih banyak berada di kotak penalti dan menghalangi pandangan sang kiper. Lagipula, menurut kesaksian Davide Calabria, pemain Nerazzurri melakukan komplain karena ada indikasi handsball, bukan offside.
"Pemain Inter tidak melakukan komplain soal offside, mereka menginginkan handball, yang di mana itu tidak terjadi. Handanovic takkan pernah menjangkau bolanya," kata bek AC Milan itu kepada Sky Sport Italia.
AC Milan Marah
Terlepas dari itu, kekalahan 0-3 dari rival bebuyutannya bukan sesuatu yang bisa ditelan begitu saja. Terlebih Milan punya rekor bagus dalam urusan kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.
"Kami marah, sebab saya tidak yakin ada perbedaan yang besar. kami harus fokus ke laga berikutnya sebab kami masih bisa merasakan penyesalan, tapi tidak untuk waktu lama, kami akan kembali ke jalur yang tepat segera," kata Calabria lagi.
"Kami harus lebih tajam. Kami menciptakan peluang dan seharusnya bisa lebih baik. Skor 0-3 tidaklah pantas. Kami tim yang bertahan dan menyerang bersama-sama dan menciptakan peluang, jadi kami harus berpikir positif serta lebih menentukan di depan gawang," pungkasnya.
Masih ada partai berat yang menanti Milan pada akhir pekan ini, dengan Lazio sebagai lawannya. Duel tersebut akan digelar di Stadio Olimpico pada Senin (25/4/2022) dini hari mendatang.
(Sky Sport Italia)
Baca Juga:
- Inter Milan 3-0 AC Milan: Mengapa Wasit Anulir Gol Ismael Bennacer?
- Rapor Pemain Inter Saat Hajar AC Milan: Lautaro Martinez Gacor, Samir Handanovic Tembok Kokoh
- Inter Hajar AC Milan, Warganet: Senasib MU, Setan Sama Iblis Pada Kena Bantai di Bulan Ramadan
- Rapor Pemain AC Milan Saat Disikat Inter Milan: Pemain Belakang Berantakan!
- Man of the Match Inter Milan vs AC Milan: Lautaro Martinez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibrahimovic Angkat Bicara Soal Keputusannya Pensiun, Sambil menghajar Kamera
Liga Italia 20 April 2022, 19:26
-
Bukan AC Milan, Marco Asensio Bakal Gabung Arsenal
Liga Inggris 20 April 2022, 17:57
-
Inter Milan 3-0 AC Milan: Seandainya Gol Ismail Bennacer Disahkan...
Liga Italia 20 April 2022, 09:56
LATEST UPDATE
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
-
Here We Go! Manajemen MU Putuskan Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:09
-
Inovasi Green Hedging Milik Wolves, Bukti Sepak Bola Bisa Ramah Lingkungan
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:06
-
Kylian Mbappe Mulai Pulih, Peluang Tampil di Piala Super Spanyol Masih Terbuka
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 16:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR