Bola.net - - Memukul Lawan Menyebalkan
Peringkat 7 AC Milan menjamu peringkat 16 Genoa di giornata 29 Serie A 2016/17, Minggu (19/3). Milan menang tipis 1-0 dan sukses memukul lawan yang bagi mereka cukup menyebalkan ini.
Milan menang lewat gol tunggal Mati Fernandez pada menit 33. Milan bisa menatap jeda internasional dengan tenang.
Melihat banyaknya peluang yang mereka ciptakan, Milan sebenarnya bisa saja menang dengan skor lebih besar. Hanya sayang, finishing Milan kurang optimal. Namun, satu gol Fernandez itu sudah cukup untuk menjinakkan Genoa di San Siro.
***
Genoa memang lawan yang menyebalkan bagi Milan. Dalam lima pertemuan terakhir sebelum ini, Milan sudah dikalahkan empat kali oleh Genoa.
Pertanda buruk terlihat ketika laga baru berjalan tiga menit dan pelatih Vincenzo Montella sudah terpaksa harus melakukan pergantian. Manuel Locatelli masuk menggantikan Andrea Bertolacci yang cedera. Itu adalah pergantian tercepat di Serie A musim ini.
Periode 20 menit awal di San Siro sendiri diwarnai jual beli serangan. Genoa beberapa kali mengancam, terutama lewat sang mantan Adel Taarabt, dan memaksa Gianluigi Donnarumma bekerja cukup keras. Milan juga sama, tapi tembakan Juraj Kucka masih melebar, sedangkan upaya Lucas Ocampos dihalau di mulut gawang oleh bek Armando Izzo, dan Gerard Deulofeu belum menemui sasaran.
Fernandez setidaknya dua kali mendapatkan peluang untuk membawa Milan unggul, tapi belum bisa dimaksimalkannya. Setelah menunggu hingga menit 33, gol yang ditunggu Milan akhirnya datang. Adalah Fernandez yang memecah kebuntuan dari assist Gianluca Lapadula.
Terakhir kali Fernandez mencetak gol di Serie A adalah pada Februari 2016. Itu sudah sangat lama, tepatnya 391 hari yang lalu.
391 - Mati Fernandez' previous Serie A goal dated back to February 2016 (v Atalanta): 391 days ago. Relief. #MilanGenoa
— OptaPaolo (@OptaPaolo) March 18, 2017
Milan mengambil inisiatif serangan di babak kedua dan beberapa kali mengancam lewat Lapadula, Fernandez, Ocampos serta Deulofeu, tapi tak terlalu berbahaya buat kiper Eugenio Lamanna. Fernandez sendiri kemudian digantikan Mario Pasalic pada menit 74.
De Sciglio, Ocampos, Deulofeu kemudian bergantian mencoba peruntungan mereka, tapi gol kedua Milan tak kunjung tercipta. Di menit-menit akhir, Montella mengganti Lapadula dengan Luca Antonelli. Milan jadi lebih defensif demi mencegah agar tidak kebobolan, dan mereka berhasil melakukannya.
Milan menang 1-0 dan mengamankan poin maksimal.
***
Milan (4-3-3): Donnarumma; De Sciglio (kuning 78), Zapata, Paletta, Vangioni; Kucka, Bertolacci (Locatelli 3), Fernandez (Pasalic 74); Ocampos, Lapadula (Antonelli 87), Deulofeu.
Genoa (4-1-4-1): Lamanna; Izzo (Biraschi 69), Munoz, Gentiletti (kuning 90), Laxalt; Cataldi (kuning 36); Lazovic (Edenilson 61), Hiljemark, Ntcham, Taarabt (Pinilla 76); Simeone.
Statistik Milan - Genoa
Ball possession: 62% - 38%
Shots: 19 - 8
Shots on target: 5 - 2
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan AC Milan vs Genoa: Skor 1-0
Liga Italia 19 Maret 2017, 04:55
-
Hasil Pertandingan Torino vs Inter Milan: 2-2
Liga Italia 19 Maret 2017, 02:01
-
Hasil Pertandingan Athletic Bilbao vs Real Madrid: Skor 1-2
Liga Spanyol 19 Maret 2017, 00:13
-
Hasil Pertandingan Manchester United vs FC Rostov: Skor 1-0
Liga Eropa UEFA 17 Maret 2017, 05:10
-
Hasil Pertandingan AS Monaco vs Manchester City: Skor 3-1
Liga Champions 16 Maret 2017, 04:51
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR