Kedua tim sama-sama melakukan banyak perubahan dalam laga ini. Juve tampil lebih menyerang dan sukses meraih kemenangan 3-0 lewat brace Alvaro Morata dan gol Paulo Dybala.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter langsung mengambil inisiatif menyerang. Penebar ancaman utama Juventus adalah Juan Cuadrado yang memang mengandalkan kecepatan dan akselerasinya.
Seperti kebanyakan Derby d'Italia lainnya, laga ini juga berjalan panas. Kali ini pemicunya adalah handsball yang dilakukan Gary Medel di kotak terlarang. Mengantisipasi tendangan bebas Cuadrado, bola berbelok setelah menyentuh tangan Medel. Wasit menganggap tidak ada pelanggaran sementara pemain Juve menilai harusnya mereka mendapat penalti.
Pertandingan berjalan keras sejak insiden itu dan wasit harus bekerja keras untuk mengendalikan pertandingan. Juve yang tampil terbuka mampu menciptakan lebih banyak peluang.
Juve akhirnya bisa unggul pada menit ke-36 lewat eksekusi penalti Alvaro Morata. Penalti diberikan setelah Jeison Murillo menjatuhkan Juan Cuadrado di kotak terlarang. Juve terus mengambil inisiatif namun harus puas dengan keunggulan 1-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Juventus semakin intens melakukan serangan. Namun Inter juga mulai menunjukkan hasrat untuk menyerang dan mencari gol penyeimbang.
Saat Inter berusaha menyerang, Juve mulai mendapat ruang lebih ketika melakukan serangan. Morata mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini pada menit ke-63.
Kerjasama Cuadrado dan Patrice Evra bisa menghasilan umpan silang ke depan gawang Inter. Felipe Melo salah mengantisipasi dan bola liar disambar Morata untuk membuat kedudukan menjadi 2-0.
Usaha Inter semakin berat lantaran Jeison Murillo mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-70. Murillo yang berada di garis terakhir pertahanan Inter menjatuhkan Cuadrado.
Paulo Dybala membawa Juve unggul semakin jauh pada menit ke-83. Mendapat umpan Kwadwo Asamoah dari sisi kiri, Dybala melepas tembakan yang melewati kolong kaki Samir Handanovic untuk membuat kedudukan menjadi 3-0.
Hasil itu bertahan hingga laga usai. Juve masih harus mempertahankan keunggulan mereka pada leg kedua yang akan digelar di Giuseppe Meazza.
Susunan Pemain Juventus: Neto; Caceres, Bonucci, Chiellini; Cuadrado (Padoin, 90'), Pogba, Marchisio, Asamoah, Evra (Sandro, 83'); Mandzukic (Dybala, 77'), Morata.
Susunan Pemain Inter Milan: Handanovic; D'Ambrosio, Miranda, Murillo, Nagatomo; Melo (Brozovic, 64'), Medel, Kondogbia; Biabiany (Icardi, 77'), Ljajic (Jesus, 80'), Jovetic. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Nolito, Barca Jadikan Dybala Target Utama
Liga Inggris 28 Januari 2016, 20:06
-
Morata Akui Punya Banyak Masalah
Liga Italia 28 Januari 2016, 18:36
-
Asa Besar Kebangkitan Alvaro Morata
Liga Italia 28 Januari 2016, 18:28
-
Klasik: Seragam Tempur Il Sette Magnifico Serie A
Open Play 28 Januari 2016, 15:58
-
Buffon, Penyemangat Nomor Satu Morata
Liga Italia 28 Januari 2016, 14:45
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR