
Bola.net - Inter Milan baru saja menutup musim dengan pencapaian finansial luar biasa, namun meninggalkan rasa pahit bagi para pendukungnya. Mereka mencatat pendapatan lebih dari 500 juta euro, tetapi tidak membawa pulang satu pun trofi.
Kegagalan di final Liga Champions melawan PSG dengan skor 0–5 dan kalah satu poin dari Napoli di Serie A menjadi pukulan telak. Musim ini menjadi salah satu yang paling menyakitkan secara emosional bagi para tifosi.
Namun, dari sisi bisnis, Inter justru berada dalam kondisi yang sangat sehat. Klub kini memiliki valuasi mencapai 1,7 miliar dolar AS, meningkat 20% dibanding tahun sebelumnya.
Dengan pelatih baru, pertanyaannya kini bukan hanya soal bisa atau tidaknya Inter tampil konsisten. Tapi apakah mereka bisa menjadi mesin kemenangan yang nyata?
Perpisahan dengan Inzaghi, Sambutan untuk Chivu

Simone Inzaghi telah mengucapkan selamat tinggal setelah membawa Inter meraih enam trofi selama masa kepemimpinannya. Ia menerima tawaran fantastis dari Al-Hilal, dengan kontrak dua tahun senilai 50 juta dolar AS.
Sebagai gantinya, Cristian Chivu naik kelas dari pelatih tim muda menjadi nahkoda utama. Sosok legendaris ini dipandang sebagai pilihan emosional yang cerdas.
Chivu mengenal kultur klub, tekanan dari fans, dan pentingnya mengenakan seragam biru-hitam. Namun, kedekatan emosional saja tidak cukup untuk membawa Inter ke puncak.
Tantangan besar menantinya, termasuk ekspektasi besar dari manajemen dan suporter. Ini adalah kesempatan sekaligus ujian besar untuk Chivu.
Investasi Besar di Bawah Oaktree Capital

Oaktree Capital sebagai pemilik baru menunjukkan sinyal positif. Mereka siap menggelontorkan dana hingga 100 juta euro untuk belanja pemain musim panas ini.
Inter telah menghabiskan sekitar 70 juta euro untuk mendatangkan empat pemain baru: Ange-Yoan Bonny, Luis Henrique, Petar Sucic, dan Nicola Zalewski. Meski belum tenar, para pemain ini dipilih secara strategis dan penuh pertimbangan.
Langkah ini menjadi bukti bahwa Oaktree tidak hanya ingin menyehatkan keuangan, tetapi juga meraih gelar. Para suporter mulai melihat aksi nyata dari kepemilikan baru.
Pembaruan skuad ini bukan sekadar kosmetik. Inter benar-benar sedang membangun ulang fondasi menuju kejayaan.
Mesin Keuangan Inter Kini Siap Ngebut

Keikutsertaan di Piala Dunia Antarklub meski gagal total, tetap menghasilkan 31,5 juta euro. Ditambah pendapatan dari Liga Champions yang nyaris mencapai 100 juta euro.
Ini membuat total pendapatan Inter musim lalu menembus 500 juta euro. Angka yang fantastis, mengingat beberapa tahun lalu mereka sempat kesulitan finansial.
Dukungan dana ini akan sangat krusial untuk mendukung proyek jangka panjang. Tapi fans tidak akan puas hanya dengan angka di neraca keuangan.
Saat Inter semakin kuat secara finansial, tekanan untuk menang juga meningkat. Klub tidak boleh lagi hanya ‘nyaris’ juara.
Musim Validasi: Saatnya Membuktikan Diri

Ademola Lookman dari Atalanta disebut sebagai target berikutnya. Kedatangan pemain sekelas ini bisa memperkuat ambisi Inter dalam perebutan gelar musim depan.
Namun semua bergantung pada seberapa cepat skuad baru ini bisa menyatu. Begitu juga dengan kemampuan Chivu untuk beradaptasi di level tertinggi.
Ini bukan musim transisi. Ini musim untuk validasi identitas baru Inter sebagai tim elit yang kaya dan siap bersaing di semua lini.
Oaktree punya uang, Chivu punya visi, dan fans punya harapan. Kini saatnya Inter Milan menjawab semuanya dengan trofi.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pervis Estupinan Resmi Merapat ke AC Milan, Gantikan Theo Hernandez
Liga Italia 24 Juli 2025, 17:30
-
Inter Milan: Kaya, Tangguh, tapi Mampukah Mereka Jadi Juara?
Liga Italia 24 Juli 2025, 14:48
-
Rafael Leao ke Bayern Munchen? Raksasa Bundesliga Ganti Manuver Transfer
Bundesliga 24 Juli 2025, 14:45
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR