
Bola.net - Media olahraga Italia beberapa hari terakhir ramai membahas masa depan Luciano Spalletti di Juventus. Namun, pelatih asal Italia itu langsung memberi klarifikasi tegas dan membantah rumor soal rencana pengunduran dirinya.
Spekulasi tersebut muncul setelah posisi Juventus menurun di klasemen Serie A. Banyak yang mengaitkan situasi itu dengan kemungkinan Spalletti mundur jika gagal membawa Bianconeri lolos ke Liga Champions.
Rumor makin berkembang karena muncul menjelang Derby della Mole melawan Torino. Spalletti merasa perlu segera meluruskan situasi agar fokus tim tidak terganggu sebelum laga penting penutup musim.
Dia juga mengaku heran melihat perubahan opini media yang berlangsung begitu cepat. Menurutnya, perhatian utama tim saat ini tetap tertuju pada persiapan pertandingan, bukan isu di luar lapangan.
Bantahan Tegas Terhadap Rumor Pengunduran Diri

Rumor soal pergantian pelatih Juventus terus beredar sepanjang pekan ini, terutama setelah kekalahan dari Fiorentina. Media Italia mulai ramai mengaitkan hasil buruk itu dengan masa depan Spalletti di Turin.
Dalam konferensi pers terbaru, pertanyaan soal isu tersebut akhirnya muncul langsung dari para jurnalis. Spalletti menjawabnya tanpa banyak basa-basi.
"Itu tidak pernah terlintas dalam pikiran saya," kata Luciano Spalletti.
"Pertama ada semua pembicaraan tentang kontrak baru, lalu segera setelah itu mereka beralih ke pengunduran diri, Anda hanya melemparkan setiap kata sifat yang mungkin kepada saya. Jika ada yang terlintas dalam pikiran saya setelah hasil seperti itu, itu adalah menempatkan diri saya di ketersediaan klub jika mereka ingin melakukan perubahan, tetapi saya tidak pernah meminta untuk berbicara dengan siapa pun," tambah pelatih kepala Juventus tersebut.
Komitmen Terhadap Proyek Masa Depan Juventus

Selain isu pengunduran diri, Juventus juga sempat diterpa kabar soal hubungan internal yang kurang harmonis. Spalletti disebut memiliki perbedaan pandangan dengan CEO klub, Damien Comolli.
Meski begitu, kabar tersebut langsung dibantah. Spalletti menegaskan komunikasi dengan manajemen tetap berjalan normal dan pertemuan rutin terus dilakukan untuk membahas arah jangka panjang klub.
"Masa depan saya tidak bergantung pada apa pun, perencanaan berarti keberanian untuk melihat melampaui hasil," tutur Spalletti.
"Selalu ada proyek di belakangnya, meletakkan fondasi untuk masa depan, mencoba membangun dan itu tidak berubah karena perbedaan satu atau dua poin. Kami ingin menciptakan kemungkinan untuk bersaing memperebutkan sesuatu yang penting, apakah kami berada di Liga Champions atau tidak setelah pertandingan ini," tegasnya.
Juventus dijadwalkan menghadapi Torino di Stadio Olimpico Grande Torino pada Senin (25/5/2026) dini hari WIB. Derby ini bukan hanya soal gengsi kota Turin, tetapi juga jadi ujian nyata atas komitmen dan arah proyek yang sedang dibangun Spalletti bersama Juventus.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Torino dan Juventus Membentuk Bremer Jadi Bek Elite
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:31
-
Dusan Vlahovic Masuk Radar Real Madrid, Juventus Hadapi Situasi Sulit
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:26
-
Penghargaan Rising Star Serie A untuk Kenan Yildiz
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:23
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR