
Bola.net - Sudah bukan rahasia lagi kalau tiga klub besar Italia, Juventus, Inter Milan dan AC Milan tidak akur di atas lapangan. Namun ternyata, pemimpin dari ketiga tim tersebut justru akur jika berbicara soal bisnis.
Ketiga klub ini bisa dikatakan paling dekoratif dalam hal prestasi. Di kancah Serie A, Inter dan Milan kompak dengan torehan gelar 18 Scudetto. Sementara Juventus memimpin dengan raihan 36 gelar (tidak termasuk dua yang dicabut).
Inter dan Milan memang kalah jauh di kancah domestik, namun mereka juga punya prestasi yang membanggakan. Milan memiliki tujuh trofi Liga Champions, sementara Inter berstatus sebagai tim yang pernah meraih treble.
Persaingan antara ketiga tim ini terbilang ketat, dan tidak jarang berlangsung sengit dan panas. Ada gengsi besar yang terlibat sehingga kemenangan menjadi harga mati jika dua dari ketiga klub tersebut saling bertatap muka.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Akur Dalam Hal Bisnis
Namun, situasinya berbeda kalau di luar lapangan terutama dalam hal bisnis. Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mengaku bahwa dirinya akur dengan presiden Inter Milan, Steven Zhang, dan Elliott Management selaku pemilik Milan.
Situasi ini sangat berbeda jika dibandingkan dulu, di mana ketiga tim masih dipegang oleh pemilik legendaris. Juventus dengan Giovanni Agnelli, Inter dipegang Massimo Moratti, sementara Milan dipimpin Silvio Berlusconi.
"Untuk pertama kalinya sejak saya jadi presiden Juventus, Milan, Inter dan kami punya ketertarikan yang sama. Saya berterima kasih kepada Mr Zhang dan Paul Singer dari Elliott Fund," ujar Agnelli dikutip dari Football Italia.
"Jika kami bisa menjalankan strategi bisnis bersama dengan pelayanan dari Serie A, ini tidak bisa gagal, baik jika kami mengembangkan rencananya sendiri atau dikembangkan oleh pihak ketiga," lanjutnya.
Yakin Kompetisi Berlangsung Lancar
Bicara soal bisnis, Juventus baru saja melaporkan kerugian sebesar 879,7 juta euro, 39,9 juta di antaranya berasal dari musim 2018/19. Kerugian ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang sempat membuat kompetisi berhenti total.
Covid-19 juga berdampak kepada pemain. Regulasi isolasi mandiri yang ketat bisa membuat seorang pemain harus menepi selama beberapa hari. Itulah yang dialami oleh Cristiano Ronaldo dan Weston McKennie.
Beberapa klub juga mengumumkan sejumlah nama yang terjangkit virus serupa. Jika terus berlanjut, Serie A bisa saja tertunda seperti pada bulan Maret lalu. Namun Agnelli yakin bahwa kompetisi akan berlangsung tanpa hambatan.
"Protokol yang diberikan federasi kepada kami sesuai dengan Kementerian Kesehatan, Olahraga, dan persetujuan dari Komite Ilmiah Teknis, jika diterapkan dengan benar, sudah cukup untuk memungkinkan kami menyelesaikan musim dengan lancar," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Andrea Agnelli: Juventus akan Selalu Mengenang Maurizio Sarri Sebagai Pelatih Juara
- Parah, Juventus Merugi Hingga Rp1,6 Triliun
- Presiden Juventus: Dunia Tidak Sabar Lihat Andrea Pirlo Kalah
- Menteri Olahraga Italia Sebut Cristiano Ronaldo Langgar Protokol Kesehatan, Kok Bisa?
- Gelar Scudetto Musim Lalu Kurang Mendapat Pengakuan dari Petinggi Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Crotone, Juventus Tidak Diperkuat Paulo Dybala?
Liga Italia 16 Oktober 2020, 21:30
-
Prediksi Ancelotti: Inter Milan Bisa Patahkan Hegemoni Juventus
Liga Italia 16 Oktober 2020, 20:24
-
Nego Berlangsung Mulus, Juventus Berpeluang Besar Gaet Alaba dari Bayern
Bundesliga 16 Oktober 2020, 18:56
-
Profil Singkat Kandidat Peraih Golden Boy 2020 (Bagian 4)
Liga Champions 16 Oktober 2020, 18:50
-
Data dan Fakta Serie A: Crotone vs Juventus
Liga Italia 16 Oktober 2020, 16:02
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR