
Bola.net - Luciano Spalletti mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan Juventus dari Fiorentina dengan skor 2-0 di Allianz Stadium, Minggu (17/5/2026) petang. Hasil itu membuat peluang Bianconeri lolos ke Liga Champions semakin terancam karena mereka kini tertinggal dua poin dari zona aman. Di tengah tekanan yang terus membesar, Spalletti memilih mengkritik dirinya sendiri ketimbang menyalahkan para pemain.
Suasana tegang langsung terasa setelah laga berakhir. Spalletti tampak emosional ketika menjawab pertanyaan media soal masa depan timnya di sisa musim ini.
Meski posisi Juventus semakin sulit, pelatih asal Italia itu menolak menganggap perjuangan timnya sudah selesai. Menurutnya, satu laga tersisa masih bisa menentukan nasib akhir klub asal Turin tersebut.
Ogah Salahkan Pemain di Lapangan

Spalletti lebih dulu mengevaluasi pendekatan dan keputusan yang ia ambil sebagai pelatih. Ia ingin menjaga kondisi ruang ganti agar para pemain tetap percaya diri menghadapi pertandingan terakhir musim ini.
Mantan pelatih Napoli itu mengakui timnya tidak cukup siap secara mental sebelum pertandingan dimulai. Akibatnya, strategi yang disusun gagal berjalan sesuai rencana sepanjang laga.
"Pertama-tama, saya harus mempertanyakan diri saya sendiri daripada para pesepak bola," kata Luciano Spalletti kepada Sky Sport.
"Seperti yang saya katakan kepada mereka hari ini, jika ini yang ditawarkan tim saya, saya harus menilai sebagian besar apa yang telah saya lakukan, sebelum menganalisis apa yang telah mereka lakukan."
Respons Emosional Terhadap Pertanyaan Media
Ketegangan dalam sesi wawancara meningkat ketika seorang jurnalis menyebut laga kontra Fiorentina sebagai pertandingan hidup dan mati. Spalletti langsung memotong pernyataan tersebut karena menilai istilah itu terlalu berlebihan untuk konteks sepak bola.
Ia mengakui absennya Juventus dari Liga Champions bisa berdampak besar bagi kondisi finansial klub. Namun, menurutnya, hasil pertandingan tidak pantas disamakan dengan situasi perang.
"Jika Anda memulai dengan cara ini, Anda segera memulainya dengan buruk," cetus pelatih berusia 68 tahun itu dengan nada kesal di awal konferensi pers
"Fakta bahwa ini semua telah berakhir, bahwa kita semua sudah mati... itu salah. Jelas, ini adalah hasil yang mengerikan. Karena ini adalah pertandingan yang penting," tegasnya.
Evaluasi Penuh
Walau baru menandatangani kontrak hingga 2028 pada April lalu, posisi Spalletti tetap menjadi sorotan suporter Juventus. Ia memahami tekanan besar yang datang bersama kursi pelatih klub tersebut.
Kini, fokus utamanya adalah memulihkan kondisi mental para pemain agar mampu membuat keputusan lebih baik di lapangan. Spalletti menilai persoalan mental jauh lebih mendesak dibanding membahas kegagalan klub mendatangkan striker baru pada bursa transfer musim dingin.
"Saya harus menganalisis diri saya sendiri terlebih dahulu. Apakah saya melakukan segalanya untuk membawa mereka ke dalam kondisi mental yang tepat? Ini sebagian besar tentang kepala," aku Spalletti.
"Saya harus berbicara pada diri saya sendiri, pertama-tama."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mental Juventus Lembek, dan Layak Disoraki Suporter Sendiri
Liga Italia 18 Mei 2026, 08:46
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR