
Bola.net - Karma instan menimpa seorang oknum suporter Inter Milan di markas Cremonese. Kabarnya, tiga jarinya putus akibat ledakan petasan yang ia pegang sendiri.
Insiden horor ini terjadi saat laga tandang Nerazzurri berlangsung panas. Pelaku sebelumnya nekat melempar petasan ke arah kiper Emil Audero.
Presiden Inter, Beppe Marotta, langsung bereaksi sangat keras usai laga. Ia mengutuk aksi konyol yang mencoreng nama besar klub.
Laga di Stadio Giovanni Zini sempat dihentikan wasit sementara waktu. Asap tebal memenuhi udara akibat ulah tak bertanggung jawab tersebut.
Petaka Senjata Makan Tuan
Laporan dari Football Italia menyebut pelaku berniat melempar petasan atau flare kedua ke lapangan. Nahas, bahan peledak itu justru meledak di tangannya sendiri.
Akibatnya sangat fatal bagi sang perusuh tribun tersebut. Ia dilaporkan kehilangan tiga jari tangan karena ledakan jarak dekat.
Emil Audero sendiri sempat terkena dampak dari lemparan pertama pelaku. Kiper itu mengalami luka sayat kecil dan bekas luka bakar.
Meski demikian, Audero tetap mampu melanjutkan pertandingan hingga selesai. Kondisi mental sang kiper tetap terjaga meski ada teror.
Identitas Terbongkar di Rumah Sakit
Aksi nekat ini memicu amarah fans Inter lainnya. Keributan sempat pecah di tribun tandang suporter Nerazzurri.
Mereka murka karena ulah satu orang bisa merugikan tim. Fans lain menganggap pelaku membahayakan nasib pertandingan malam itu.
Identitas pelaku akhirnya terungkap dengan cara yang cukup ironis. Ia terlacak saat mencari pengobatan darurat di rumah sakit Cremona.
Media lokal mengonfirmasi cedera tangan parah pelaku tersebut. Polisi siap melakukan penangkapan dan memberikan sanksi larangan masuk stadion.
Kekesalan Beppe Marotta
Beppe Marotta tak bisa menyembunyikan kekecewaannya pasca pertandingan. Ia menyebut insiden ini sebagai pengalaman terburuk dalam kariernya.
Mantan petinggi Juventus itu menilai aksi tersebut sangat tidak masuk akal. Investigasi mendalam kini sedang dilakukan pihak berwajib.
"Situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun dalam karier saya," ujar Marotta kepada Sky Sport Italia.
"Itu adalah tindakan bodoh. Sebuah tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas," tegasnya dengan nada geram.
Pujian untuk Profesionalisme Audero
Manajemen Inter merasa bertanggung jawab untuk membina perilaku suporter. Mereka ingin mencegah kejadian memalukan serupa terulang kembali.
Marotta menegaskan bahwa kultur positif harus dibangun di kalangan fans. Kejadian luar biasa ini harus menjadi pelajaran terakhir.
"Kami memiliki kewajiban untuk menciptakan budaya dan mencegah situasi ini. Kami mengutuk insiden luar biasa ini," tambah Marotta.
Bos Inter itu juga memberikan apresiasi khusus kepada Emil Audero. Sang kiper dipuji karena tetap tenang dan mau melanjutkan laga.
"Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya, karena akhirnya pertandingan ini bisa dimainkan sampai akhir," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Udinese vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 2 Februari 2026, 19:45
-
Harapan Inter Milan Reuni dengan Ivan Perisic Pupus
Liga Italia 2 Februari 2026, 12:57
-
Bremer Monster di Tardini! Rapor Pemain Juventus Saat Pesta Gol di Markas Parma
Liga Italia 2 Februari 2026, 11:43
-
AC Milan Siapkan 3 Opsi Taktik Tanpa Saelemaekers jelang Duel Kontra Bologna
Liga Italia 2 Februari 2026, 11:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis Malam Ini
Tim Nasional 27 Maret 2026, 13:04
-
Bila Pakai Formasi 4-3-3, Siapa Trisula Timnas Indonesia?
Tim Nasional 27 Maret 2026, 12:12
-
Hitung-hitungan Poin FIFA Timnas Indonesia Jika Kalahkan Saint Kitts Nevis
Tim Nasional 27 Maret 2026, 11:34
-
Berapa Ranking FIFA Saint Kitts dan Nevis Jelang Lawan Indonesia?
Tim Nasional 27 Maret 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
























KOMENTAR