Bola.net - Antonio Conte mengawali kariernya sebagai pelatih Inter Milan di Serie A dengan kemenangan. Eks pelatih Juventus dan Chelsea itu melalui debutnya dengan sempurna. Namun, ada hal yang membuatnya sedikit kecewa. Dia melihat ada kelemahan di tim Inter yang harus segera dihilangkan.
Inter Milan menjamu tim promosi Lecce pada pekan pembuka Serie A 2019/20, Selasa (27/8/2019). Inter menang 4-0.
Inter menang lewat gol-gol Marcelo Brozovic menit 21, Stefano Sensi menit 24, Romelu Lukaku menit 60, dan Antonio Candreva menit 84.
Conte menyoroti sikap para pemain Inter ketika mereka berada dalam posisi unggul 2-0. Menurut Conte, saat itu, intensitas yang ditunjukkan di menit-menit awal sedikit memudar.
Mental dan fokus Inter menurun setelah unggul dua gol hanya dalam 24 menit. Inilah kelemahan yang masih harus mereka perbaiki.
Koreksi Saat Jeda
"Kami memulai dengan intensitas yang tepat dan menunjukkan sepak bola yang saya inginkan," kata Conte, seperti dikutip Football Italia.
"Namun, saya tidak senang dengan menit-menit setelah kami memimpin 2-0, dan saya katakan itu kepada para pemain (saat jeda). Saya ingin kami segera kembali (menampilkan intensitas yang sama), dan tak beranggapan bahwa pertandingan sudah selesai."
"Terlepas dari itu, ya, ini performa yang bagus dan Anda bisa melihatnya. Ini hasil yang memuaskan, karena Lecce adalah tim bagus dan selalu ada risiko terpeleset dalam laga-laga seperti ini."
Asah Konsistensi Mental dan Fokus
Conte kemudian menambahkan: "Kami tak menginginkan risiko itu, baik untuk kami maupun para suporter."
"Masih ada beberapa langkah perbaikan yang harus kami ambil, termasuk meningkatkan konsistensi mental dan fokus. Namun, saya sangat puas dan senang bekerja dengan pemain-pemain ini," tegas pelatih Inter tersebut.
Inter sudah mengawali langkah dengan tiga poin. Pekan berikutnya, Nerazzurri akan bertandang ke markas Cagliari.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter 4-0 Lecce, Ketika Kualitas Jadi Pembeda
Liga Italia 27 Agustus 2019, 12:40
-
Dinamit Inter dan Raksasa Berhati Lembut Bernama Romelu Lukaku
Liga Italia 27 Agustus 2019, 12:03
-
Kelemahan Inter Terlihat Setelah Unggul 2-0 Atas Lecce
Liga Italia 27 Agustus 2019, 11:15
-
Percayalah pada Antonio Candreva
Liga Italia 27 Agustus 2019, 10:50
-
Conte Ikuti Jejak Pelatih Legendaris Inter Milan
Liga Italia 27 Agustus 2019, 10:17
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR