
Bola.net - Kemenangan AS Roma yang sudah di depan mata harus buyar akibat comeback dramatis Juventus. Skuad asuhan Gian Piero Gasperini ditahan imbang 3-3 pada laga lanjutan Serie A, Senin (2/3/2026) dini hari WIB.
Laga ini awalnya berjalan sempurna bagi kubu tuan rumah. Giallorossi sempat memimpin sangat meyakinkan dengan skor 3-1.
Namun petaka datang menjelang akhir pertandingan. Lini pertahanan Roma kehilangan fokus pada 12 menit terakhir waktu normal.
Dua gol balasan tim tamu sukses membuyarkan pesta publik ibu kota. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor buruk Roma saat kesulitan mengunci kemenangan melawan tim besar.
Kelemahan Fatal di Bola Mati

Juventus berhasil mencuri poin berkat sundulan Jeremie Boga dan Federico Gatti. Kedua gol balasan tersebut berawal dari skema umpan silang yang meluncur deras ke tiang jauh.
Skema bola mati ini menjadi mimpi buruk yang terus berulang musim ini. Pelatih Roma menyoroti betapa pasifnya barisan belakang saat mengantisipasi ancaman udara dari lawan.
"Gol pertama juga berawal dari tendangan bebas, kami kembali tampil terlalu pasif," ujar Gian Piero Gasperini kepada DAZN Italia.
"Musim kami penuh dengan situasi seperti ini pada menit-menit akhir pertandingan," keluhnya.
"Tim seperti Juve, Milan, Inter, dan Napoli selalu bisa membalikkan keadaan saat laga hampir usai," tegas pelatih tersebut.
Kehilangan Pilar Udara
Keputusan taktik pada babak kedua ternyata membawa dampak negatif bagi tuan rumah. Menarik keluar Bryan Cristante membuat Roma kehilangan kekuatan utama dalam duel udara.
Kondisi ini dimanfaatkan Juventus untuk terus membombardir kotak penalti lewat umpan panjang. Tuan rumah akhirnya dihukum keras karena terlalu statis menjaga pergerakan lawan.
"Menarik keluar Cristante membuat kami kehilangan pemain terbaik di udara," sesal Gasperini.
"Dua gol mereka sangat mirip, bola panjang diumpan ke kotak penalti dan diteruskan ke tiang jauh," ungkap sang juru taktik.
"Di titik itulah kami terlalu pasif, dan hal ini harus menjadi bahan evaluasi utama kami," jelasnya.
Menolak Menyerah di Jalur Liga Champions
Kegagalan mengamankan poin penuh berdampak langsung pada posisi klasemen Serie A. Roma kini merosot ke urutan keempat dan tertinggal dua angka dari Napoli.
Meski gagal menjauh dari kejaran Juventus, asa untuk mengamankan tiket Liga Champions masih terbuka. Persaingan di papan atas diyakini akan terus memanas hingga pekan terakhir.
"Kemenangan di sini sebenarnya akan membuat kami unggul tujuh poin dari Juventus," kata Gasperini.
"Itu bakal menjadi langkah maju yang besar, tetapi posisi kami di atas masih aman," ucapnya.
"Kami menyajikan performa yang luar biasa, dan hasil ini tidak boleh menjatuhkan mental bertanding kami," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
-
Drama 6 Gol Roma vs Juventus, Spalletti Akui Puas Sekaligus Kecewa
Liga Italia 2 Maret 2026, 14:30
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel Jauhkan Inggris dari Label Favorit Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 14:12
-
Top Skor Sepanjang Masa Timnas Inggris: Harry Kane Ungguli Wayne Rooney
Piala Dunia 10 Juni 2026, 14:03
-
Piala Dunia 2026: Korea Selatan Bidik Awal Sempurna Saat Hadapi Ceko
Piala Dunia 10 Juni 2026, 13:46
-
Senegal Klarifikasi Video Pemeriksaan Keamanan Bandara di AS yang Viral
Piala Dunia 10 Juni 2026, 12:38
-
Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
Liga Italia 10 Juni 2026, 12:37
-
Merasa Sedang Prime, Harry Kane Bidik Trofi Piala Dunia Bersama Inggris
Piala Dunia 10 Juni 2026, 12:08
-
Benfica Resmi Lepas Jose Mourinho ke Real Madrid
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
























KOMENTAR