
Bola.net - Legenda Juventus, Michel Platini, melontarkan sebuah kritik tajam yang menyorot taktik sepak bola modern. Sasarannya kali ini adalah peran dan posisi pemain bernomor punggung 10.
Platini secara khusus menyoroti peran bintang muda Juventus, Kenan Yildiz, di bawah asuhan pelatih Igor Tudor. Ia merasa sang pemain tidak dimainkan di posisi yang semestinya.
Menurut ikon asal Prancis tersebut, pemain nomor 10 saat ini lebih sering digeser ke sisi sayap. Hal ini dinilainya menghilangkan esensi sejati dari seorang kreator serangan.
Komentar pedas ini ia sampaikan dalam sebuah acara Festival dello Sport di Trento. Tak hanya Yildiz, Platini juga mengomentari para pemakai nomor keramat Juventus sebelumnya.
Kritik untuk Peran Kenan Yildiz
Michel Platini mengungkapkan keheranannya terhadap tren taktik saat ini. Ia merasa bingung melihat para pelatih yang tidak lagi menempatkan pemain paling kreatifnya di pusat permainan.
Ia menggunakan Kenan Yildiz sebagai contoh kasus terbaru. Meskipun Yildiz dianugerahi nomor punggung 10 yang ikonik, perannya di lapangan justru jauh dari seorang nomor 10 klasik.
"Tidak ada lagi yang menempatkan seorang Nomor 10 di tengah sekarang, tetapi di sayap," ujar Platini dalam acara tersebut.
"Anda harus bertanya kepada para pelatih mengapa mereka melakukan itu, bukan saya," lanjutnya dengan nada menyindir.
Pogba dan Del Piero di Mata Platini
Platini kemudian membandingkan Yildiz dengan para pendahulunya. Ia menyoroti Paul Pogba, yang juga pernah mengenakan nomor punggung keramat tersebut.
Menurutnya, Pogba adalah contoh pemain hebat yang tidak cocok dengan peran nomor 10. Baginya, menjadi seorang nomor 10 bukan hanya soal memiliki teknik yang bagus.
"Dia punya teknik yang bagus, tetapi dia adalah seorang gelandang, bukan seorang Nomor 10," tegas Platini mengenai peran Pogba.
Sikapnya langsung berubah saat nama Alessandro Del Piero disebut. Tanpa ragu, Platini memberikan pujian setinggi langit untuk sang legenda yang dianggapnya sebagai ikon sejati.
"Alessandro Del Piero, dia adalah seorang pemain hebat dan salah satu ikon Juventus," pujinya.
Apresiasi untuk Para Penerus
Selain mengkritik, Platini juga menunjukkan sisi hangatnya. Ia memberikan respon yang positif saat diberitahu bahwa dirinya menjadi idola bagi para penerusnya.
Salah satunya adalah Paulo Dybala. Saat masih membela Juventus dan mengenakan nomor 10, Dybala secara terbuka menyebut Platini sebagai salah satu pemain masa lalu yang ia puja.
Menanggapi hal tersebut, Platini memberikan jawaban yang singkat namun penuh penghargaan. Ia mengaku sudah mendengar tentang pujian yang diberikan oleh Dybala itu.
"Saya berterima kasih padanya untuk itu. Saya sudah diberi tahu tentang hal itu," ujarnya singkat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masa Depan di Milan Tidak Jelas, Maignan Diincar Juventus
Liga Italia 10 Oktober 2025, 18:41
LATEST UPDATE
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR