Bola.net - Inter Milan tak boleh mengulangi kecerobohan yang terjadi seperti di laga kontra Torino dan wajib tampil lebih baik dalam tiga bulan ke depan. Hal tersebut dinyatakan oleh Roberto Mancini.
Inter mendapatkan hasil mengecewakan saat menjamu Torino di San Siro akhir pekan kemarin. Mereka kalah 0-1 dan parahnya lagi, gol lawan tercipta di menit-menit akhir pertandingan akibat kelengahan para pemain belakangnya. Mancini pun mengatakan pada anak-anak asuhnya bahwa hal itu tak boleh lagi terjadi ke depannya.
"Kecerobohan lawan Torino tak boleh terjadi lagi. Gol-gol lain yang tercipta ke gawang kita adalah hasil dari memainkan lima defender. Itu adalah hasil dari pergantian formasi. Sekarang, berkurang satu pemain di posisi tersebut," ujar Mancini pada Il Giornale.
"Setelah tiga atau empat bulan, kita tak boleh lagi membuat kesalahan apapun. Kita harus bisa mengembangkan teknik kita dan menunjukkan kepemimpinan yang nyata di atas lapangan," sambungnya.
Pelatih 50 tahun itu juga berpesan pada para pemain di barisan depan agar kian mengasah ketajamannya.
"Para pemain depan harus bergerak dengan baik, terobsesi dengan gol dan menjadi klinis di depan gawang lawan. Saya juga sempat berbicara dengan Mateo Kovacic. Ia harus bisa menjadi pemain yang bisa menentukan hasil akhir sebuah laga," pungkasnya. [initial]
(foti/dim)
Inter mendapatkan hasil mengecewakan saat menjamu Torino di San Siro akhir pekan kemarin. Mereka kalah 0-1 dan parahnya lagi, gol lawan tercipta di menit-menit akhir pertandingan akibat kelengahan para pemain belakangnya. Mancini pun mengatakan pada anak-anak asuhnya bahwa hal itu tak boleh lagi terjadi ke depannya.
"Kecerobohan lawan Torino tak boleh terjadi lagi. Gol-gol lain yang tercipta ke gawang kita adalah hasil dari memainkan lima defender. Itu adalah hasil dari pergantian formasi. Sekarang, berkurang satu pemain di posisi tersebut," ujar Mancini pada Il Giornale.
"Setelah tiga atau empat bulan, kita tak boleh lagi membuat kesalahan apapun. Kita harus bisa mengembangkan teknik kita dan menunjukkan kepemimpinan yang nyata di atas lapangan," sambungnya.
Pelatih 50 tahun itu juga berpesan pada para pemain di barisan depan agar kian mengasah ketajamannya.
"Para pemain depan harus bergerak dengan baik, terobsesi dengan gol dan menjadi klinis di depan gawang lawan. Saya juga sempat berbicara dengan Mateo Kovacic. Ia harus bisa menjadi pemain yang bisa menentukan hasil akhir sebuah laga," pungkasnya. [initial]
Baca Juga:
- Mancini Cukup Puas Dengan Prestasi Inter
- Mancini: Inter Wajib Bidik Liga Champions
- Mancini Akui Rindukan Sir Alex Ferguson
- Mancini: Yaya Bisa Ubah Wajah Inter
- Mancini: Toure Mestinya Pindah ke Italia
- Inter Tidak Beri Sinyal Kuat Untuk Transfer Yaya Toure
- Dilibas Torino, Mancini Masih Optimis Tembus Tiga Besar
- Mancini: Kekalahan Inter Begitu Kejam!
- Review: Torino Benamkan Inter di Meazza
- Mancini: Toure? Inter Bisa Dapatkan Dirinya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cuadrado Disebut Sudah Sampaikan Salam Perpisahan
Liga Italia 29 Januari 2015, 23:40
-
Mancini: Jangan Ikuti Langkah Balotelli, Icardi!
Liga Italia 29 Januari 2015, 22:43
-
Brozovic Siap Debut Lawan Sassuolo
Liga Italia 29 Januari 2015, 22:36
-
Brozovic Ingin Berkembang Bersama Inter
Liga Italia 29 Januari 2015, 22:10
-
Montolivo Berharap Destro Cetak Banyak Gol di Milan
Liga Italia 29 Januari 2015, 22:09
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR